Tampilkan postingan dengan label wadah film india. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wadah film india. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Agustus 2020

,

Hidup Itu Penuh Kejutan || DIA (Kannada, India) || Review Film

Mau nonton versi lain dari film India? Silakan menonton film DIA. Dia adalah film drama romantis India berbahasa Kannada yang dirilis di India pada 7 Februari 2020 dengan durasi waktu 136 menit. Walau pada awal penayangannya tak sehits film-film Bollywood nyatanya kini film ini menjadi trending topic diberbagai ulasan film setelah masuk ke platform film digital.

SINOPSIS

Film ini berkisah tentang seorang gadis introvert, Dia Swaroop, mahasiswa biotek. Suatu hari tanpa sengaja Dia bertemu dengan Seniornya di kampus bernama Rohit. Karena kepribadiannya yang introvert dia tidak berani mengungkapkan perasaannya. Tiga tahun berlalu, Dia bertemu kembali dengan Rohit di Mumbai di mana dia telah pindah dan bekerja. Lagi-lagi ia harus memendam cintanya dan tak sanggup bertemu apalagi menyapa. Namun, ternyata Rohit jatuh cinta pada Dia dan ingin melamarnya. Suatu malam ketika mereka dalam perjalanan pulang setelah menonton film, mereka mengalami kecelakaan. Ketika Dia bangun di rumah sakit dan menanyakan keadaan Rohit, dia diberitahu oleh pamannya bahwa Rohit telah meninggal. Dia tak bisa menerima kematian Rohit, Dia mengalami depresi berat dan memutuskan untuk bunuh diri di perlintasan kereta api. 

Seorang Dia yang depresi dan memiliki pemikiran 'hidup penuh masalah dan rasa sakit', akhirnya memutuskan untuk pergi dari Mumbai ke Bengaluru untuk terapi dan menenangkan diri. Secara tidak sengaja bertemu dengan Adi, seorang pemuda berjiwa bebas, yang percaya bahwa 'hidup adalah tentang mukjizat dan kejutan'. Adi sering memanggilnya sebagai Dia Soup, dan setelah beberapa kali bertemu, mereka menjadi teman baik, dan membantu Dia melupakan luka masa lalu. Dia mendapat kesempatan kedua dalam cinta dan kehidupan. [1]

Ternyata Adi jatuh cinta pada Dia dan Adi mengungkapkan cintanya kepada Dia. Akhirnya Dia menerima kehadiran Adi. Namun, ketika manisnya perjalanan cinta mereka, muncul hal yang tidak terduga. Dia mengetahui bahwa Rohit masih hidup. Perjalanan roller-coaster dimulai ketika Dia harus memutuskan apakah akan tetap dengan Rohit, yang merupakan pilihan orang tuanya, atau melanjutkan hidupnya bersama Adi. 

cinimirror.com


ULASAN 

Dia, seorang gadis muda yang introvert kehidupan sehari-harinya jadi cerah dan bahagia ketika dia jatuh cinta pada Rohit, salah satu senior di kampusnya.  Menjadi gadis yang tertutup dan berusaha mengekspresikan cintanya menjadi tantangan terbesar dalam hidup. Ini juga berlaku bagi laki-laki, rasanya sulit sekali mengungkap apa yang kita rasa dan pikirkan. Tapi sama dengan halnya orang yang memiliki sifat ekstrovert, kadang sulit juga kalau urusan hati.

Menariknya dari film ini adalah bagaimana penggambaran pertemuan antara Dia dan Rohit maupun Adi dan Dia.  Tanpa sengaja dan takdir yang membawa mereka. Pertemuan Dia dan Rohit di lift serta Adi  yang berlari untuk mendapatkan tas Dia yang dicuri oleh pencopet, tapi Dia tidak tertarik untuk mendapatkan tasnya kembali karena sedang depresi berat.

Perasaan campur aduk juga terjadi ketika akhirnya ketika Dia bertemu Rohit pasca-kecelakaan sementara dia telah jatuh hati pada Adi. Antara sedih, senang, atau terkejut. Haruskah Dia melanjutkan kisah cintanya dengan Rohit dan menikahinya?

Selain kisah cinta Adi dan Dia yang 'sweet', film ini juga menceritakan kedekatan Ibu dan Anaknya yang digambarkan melalui hubungan Adi dan ibunya, yang ia panggil dengan sebutan, Lucky. Cara Adi menyampaikan cinta untuk ibunya dalam sebuah surat dan pertama kalinya saat Adi memanggilnya 'amma' adalah salah satu episode yang paling mengharukan.  [1]

https://www.thenewsminute.com

Film ini juga membuat kita terbawa dalam susana jatuh cinta dan patah hati sekaligus. Dia adalah kisah cinta yang membawa kita berada seperti naik roller coaster. Uniknya film ini adalah jalur kereta api juga memiliki kisah yang tidak biasa untuk diceritakan dan klimaksnya membuat jantung semua orang bisa berhenti sejenak serta kehilangan kata-kata. Sayapun demikian! cuma bisa berkata 'huaaaaaaaa'. 

Pada film DIA ini hanya menampilkan beberapa karakter tapi membawa kesan yang mendalam dalam menceritakan isi dari film ini. Walau tidak sehebat para pemain Bollywood saya rasa mereka berhasil memerankan tokohnya dengan sangat baik. 

Berbeda dari film India lainnya, film DIA hanya memiliki satu soundtrack saja 'soul of Dia'. Namun, bisa menggambarkan keadaan dan perjalanan kehidupan dari seorang DIA. Jadi, jika ingin menonton tanpa banyak adegan menari dan nyanyi, ini bisa jadi pilihan. 

Drama romantis ini akan membuat kita berada di perjalanan emosional seorang gadis yang jatuh cinta dan patah hati secara bersamaan. Plotnya hadir dengan banyak kejutan dan diakhiri dengan klimaks yang sama sekali tidak terduga. 

Bagaimana akhir dari kisah DIA? Siapakah yang akan Dia pilih, Rohit ataukah Adi? Silakan menonton ya. 😉 


times of india

Menurut beberapa sumber artikel di India karena keberhasilan film DIA ini, ternyata akan di-remake oleh perfilman Telugu. Kita nantikan ya filmnya. 😍

Rating: 🌟 4.5/5.0

Trailer film DIA



twitter




DIA  | 2020Durasi: 136 menit | Tanggal Rilis: 7 Februari 2020 | Sutradara dan Penulis Naskah: K S Ashoka | Produser: D Krishna Chaitanya | Pemain: Pruthvi Ambaar, Dheekshith Shetty, Kushee dll. | Produksi: Sri Swarnalatha Productions| Distribusi: KRG Studios
Continue reading Hidup Itu Penuh Kejutan || DIA (Kannada, India) || Review Film

Senin, 27 Mei 2019

,

Perjalanan Hidup Arjun Reddy || Review Film

Jika Anda salah satu penggemar film India atau menyukai genre film drama dan romance, film ini bisa menjadi pilihan alternatif tontonan yang menarik. Seperti yang saya pernah jelaskan dahulu, bahwa di India banyak sekali film-film bagus dengan Bahasa selain Hindi (atau biasa disebut Bollywood), ada Telugu, Tamil, Punjab, dan sebagainya. 

Arjun Reddy merupakan film berbahasa Telugu yang mendulang sukses dan masuk ke jajaran box office pada tahun 2017. Arjun Reddy adalah sebuah film drama berbahasa Telugu India yang ditulis dan disutradarai oleh Sandeep Vanga, dan diproduksi oleh Pranay Reddy Vanga, dalam label Bhadrakali Pictures. Film ini dibintangi aktor terbaik telugu Vijay Deverakonda dan Shalini Pandey sebagai peran Utama. Arjun Reddy rilis tanggal 25 Agustus 2017 dengan durasi sekitar 3 jam atau 186 menit. Maka harus siap makanan dan tempat duduk atau tempat tidur yang nyaman selama menonton.

SINOPSIS

Film ini bercerita tentang Arjun Reddy (Vijay) adalah seorang mahasiswa tahun terakhir di St. Mary's Medical College di Mangalore, India. Arjun seorang mahasiswa yang cerdas dan dokter ahli bedah orto yang sukses tetapi juga seorang pecandu alkohol. Dia sangat dekat dengan dunia seks dan alkohol. Dibalik kesuksesanya ia memiliki sifat agresif dan sulit mengontrol emosinya. Sifat agresif Arjun ini juga yang menyebabkan ia ditakuti dan dianggap pembuat onar.

Arjun kemudian jatuh cinta pada juniornya di kampus bernama Preethi (Shalini Pandey). Awalnya Preethi merasa tidak nyaman namun  dia akhirnya membalas perasaannya. Arjun lulus dengan gelar MBBS dan kemudian melanjutkan sekolahnya ke Mussorie untuk mendapatkan gelar Master dalam bidang bedah Ortopedi. Selama tiga tahun, hubungan Arjun dan Preethi menjadi lebih kuat. Tetapi ayah Preethi menentang hubungan mereka karena dia tidak suka anaknya menikahi seseorang dari kasta lain. Arjun kehilangan kesadaran selama beberapa hari karena overdosis. Semuanya berubah dalam waktu sekejab  saat ia mengetahui bahwa Preethi menikah dengan pria lain. Arjun yang patah hati menjadi pecandu alkohol dan memilih terpisah dari keluarganya. Lalu bagaimana nasib Arjun selanjutnya? 😀


Arjun Reddy sebagian terinspirasi oleh kehidupan Vanga sebagai mahasiswa fisioterapi. Dia mengerjakan naskah selama dua tahun dan butuh empat sampai lima tahun untuk film terwujud.

Perjalanan Cinta Arjun dan Preethi


KARAKTER PEMAIN

Vijay Devarakonda memerankan Arjun dengan sangat natural. Dia tetap sederhana terlepas dari kompleksitas karakter yang dia mainkan. Itulah yang membuat karakter Arjun Reddy menjadi begitu menarik. Dia memiliki bakat yang sangat baik dan layak diberikan apresiasi. Shalini sangat tepat memerankan peran sebagai Preethi. Dia bukanlah wajah glamor yang khas, tetapi terlihat seperti seorang gadis biasa. Dia melakukannya dengan baik terutama dalam memainkan emosional bersama Vijay. Dialognya sangat mengesankan. Karya hebat sinematografer merupakan aset utamanya. Latar belakang musik mengingatkan kita pada karya-karya legendaris dari Ilayaraja dan Rahman. Lagu-lagunyapun tergilang bagus. [1] Film ini dibuat dengan anggaran rendah, tetapi secara teknis sangat baik. Bayangkan saja dari anggaran ₹ 40—51,5 juta, akhirnya box office mencapai ₹ 510 juta. [2]

Keluarga Arjun Reddy

RINGKASAN

Perlu digarisbawahi bahwa Arjun Reddy bukan film untuk semua orang. Ini bukan film untuk penonton bioskop yang senang dengan tarian dan perkelahian. Film ini juga dilarang untuk ditonton oleh anak-anak karena memuat dengan konten dan dialog dewasa. Arjun Reddy adalah film yang tidak konvensional yang melanggar norma-norma romansa Tollywood (Telugu) yang khas. Ini adalah pandangan realistis tentang cinta dan kehidupan. Dalam film ini, penonton akan banyak dialihkan ke karakter Arjun sehingga mereka akan menunggu sampai akhir untuk mengetahui apa yang terjadi padanya. Di sinilah Sandeep Reddy paling sukses meskipun durasi yang panjang dan sangat emosional. 

Secara keseluruhan, Arjun Reddy adalah film yang sangat berani ditargetkan untuk kaum muda.  Pascarilis, film ini menerima ulasan positif baik dari segi naskah, sinematografi, dan penampilan para pemain – terutama penampilan Vijay sebagai pemeran utama. Ulasan negatif juga mengalir pada film ini, yang mengundang kecaman karena diduga mempromosikan penyalahgunaan zat atau obat-obatan di kalangan anak muda. Bagi saya ini film yang sangat menarik untuk ditonton, karena mampu menguras emosi saya, ada sedih, kesal, dan juga menghadirkan kebahagiaan 😉 🌟4.5/5.0


Continue reading Perjalanan Hidup Arjun Reddy || Review Film

Sabtu, 05 Januari 2019

,

Rekomendasi 20 Film Bollywood Terbaik 2018

Haii. Kali ini saya akan memberikan daftar film India terbaik versi saya tahun 2018 yang bisa menjadi referensi kalian. Apa saja? Ini dia! 



 1. HICHKI 

Hichki (Hiccup) film Bollywood terbaru yang dibintangi Rani Mukerji tayang 23 Maret 2018 ini bercerita tentang seorang guru Naina Mathur  yang menderita Tourette Syndrome atau lebih dikenal dengan gangguan saraf yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya. Naina sudah banyak ditolak oleh beberapa sekolah dari tempat tinggalnya karena mereka menganggap gangguan yang diderita akan menjadi penghalang ia sebagai seorang guru. Suatu hari, setelah banyak penolakan akhirnya dia mendapatkan pekerjaan impiannya sebagai guru di salah satu sekolah paling elit di kotanya, St. Notker's.  Lalu, ia menyadari bahwa kelas yang dapatkan, yaitu kelas 9F yang hanya terdiri dari 14 siswa yang nakal.

Hichki adalah film yang penuh emosi, ada tawa, bahagia, sedih, dan banyak pesan moral di dalamnya. Tak hanya hubungan Naina dengan siswa-siswanya tapi juga terhadap keluarganya. Bagaimana keluarga membentuk karakter Naina yang begitu menganggumkan. Film ini juga memperlihatkan kemampuan dari kekurangan seorang guru yang mengajar dengan penuh kasih sayang. Akankan Ibu Naina bertahan mengajar siswa-siswa 9F?


HICHKI| Sutradara: Siddharth P. Malhotra | Produser: Aditya Chopra, Maneesh Sharma| Penulis Naskah: Siddharth P. Malhotra, Ankur Chaudhry | Diadaptasi dari: Buku dan Film Front of the Class | Produksi: Yash Raj Films | Durasi: 118 menit |Genre: Drama dan Komedi | Tanggal Rilis: 23 Maret 2018

2. PADMAVAAT

Padmavat (atau Padmawat) adalah sebuah puisi epic yang ditulis pada tahun 1540 oleh penyair sufi Malik Muhammad Jayasi. Sepotong sastra sufi yang terkenal dari masa itu. Menceritakan sebuah cerita fiksi alegoris tentang keinginan Sultan Alauddin Khilji dari Delhi untuk tituler Rani Padmini, Ratu Chittor. Alauddin Khalji dan Ratan Sen atau dikenal Rawal Ratan Singh adalah tokoh sejarah, sedangkan Padmini adalah tokoh fiksi, meskipun ini masih diperdebatkan.

Rani Padmavati (Deepika Padukone) istri Maharawal Ratan Singh (Shahid Kapoor), dikenal karena kecantikan, kepintaran, dan keberaniannya di India abad ke-13. Dia menangkap kemasyhuran Sultan Delhi yang berkuasa saat itu, Sultan Alauddin Khilji (Ranveer Singh) yang sangat berkuasa untuk memenuhi segala keinginannya termasuk terobsesi melihat kecantikan Padmavati padahal saat itu Dia memiliki istri Mehrunisa (Aditi Rao Hyndari). Berbagai macam cara dilakukan oleh Sultan untuk merebut tahta kerjaan dan juga Padmavati.
Lagu dan video clip Ghoomar menampilkan koreografi yang ciamik dan menarik youtubers untuk menontonnya.


 

Padmaavat Sutradara: Sanjay Leela Bhansali | Produser: Sanjay Leela Bhansali, Sudhanshu Vats, Ajit Andhare | Penulis Naskah: Sanjay Leela Bhansali, Prakash Kapadia | Diadaptasi dari: Padmavat karya Malik Muhammad Jayasi | Produksi: Bhansali Productions, Viacom 18 Motion Pictures | Durasi: 169 menit Genre: Drama | Tanggal Rilis: 25 Januari 2018

3.  PAD MAN

Film Pad Man dibintangi oleh Akshay Kumar, Radhika Apte dan Sonam Kapoor. Film Pad man didasarkan pada buku dari Twinkle Khanna yaitu "The Legend of Lakshmi Prasad". [1] Seorang pria bernama Lakshmikant Chauhant yang melakukan perubahan pembuatan pembalut wanita dengan berbiaya rendah di India. Ide itu dia lakukan karena ketika dia terkejut saat mengetahui istrinya (Radhika Apte) menggunakan kain yang tidak higenis selama dia sedang masa menstruasi. Mereka mengatakan hal itu lazim dilakukan di India menggunakan kain lalu dicuci kembali. Pada akhirnya dia memutuskan untuk dapat membuat sebuah bantalan saniter sendiri. 
Pad ManSutradara: R. Balki | Produser: Twinkle Khanna, SPE Films India, KriArj Entertainment, Cape of Good Films & Hope Productions | Diadaptasi dari: novel The Legend of Lakshmi Prasad | Produksi: Columbia Pictures, Hope Productions, KriArj Entertainment, Mrs Funnybones Movies| Distribusi: Sony Pictures Releasing | Durasi: 140 menit | Genre: Drama & Komedi | Tanggal Rilis: 9 Februari 2018

4. RAID 

Film ini tentang seorang petugas pajak tahun 80'an dari IRS yang bernama Amay Patnaik  (Ajay Devgn) ia tidak pernah kenal takut. Suatu hari, ia dipindah tugaskan ke Lucknow dan menemukan fakta bahwa di sana terdapat banyak uang yang tidak jelas berasal dari mana dan melakukan serangan tanpa henti di rumah seorang pria yang berkuasa di Lucknow bernama Rameshwar Singh alias Rajaji.

Akankah Rameshwar Singh sanggup untuk menghentikan penggrebekan yang dilakukan oleh Amay Patnaik dan pasukannya atau apakah Amay Patnaik dapat menurunkan Rameshwar Singh? Ini salah satu film India terbaik bergenre action crime tahun 2018. 


RAID Sutradara: Raj Kumar Gupta | Produser: Abhishek Pathak, Kumar Mangat Pathak, Bhushan Kumar, Krishan Kumar Dua | Penulis Naskah: Ritesh Shah| Produksi: Panorama Studios, T-Series | Distribusi:  UFO Moviez, Viacom 18 Motion Pictures, Eros International plc | Durasi: 115 menit | Genre: Action, Crime, & Drama | Tanggal Rilis: 16 Maret 2018
Continue reading Rekomendasi 20 Film Bollywood Terbaik 2018

Rabu, 19 Desember 2018

,

Mulk: Antara Agama dan Kehormatan || Review Film

Bagi negara yang memiliki penduduk terbanyak, berbagai isu politik atau agama menjadi hal sangat sensitif. Seperti di Indonesia, India juga memiliki isu yang sensitif terutama tentang agama. Mayoritas penduduknya Hindu, untuk membuat produksi film mengangkat isu agama termasuk Islam harus memiliki pengetahuan yang cukup dan izin-izin tertentu agar tidak menjadi polemik dikemudian hari. Menurut saya India berani menyungguhkan film-film yang mengangkat isu politik atau agama. Walaupun ada beberapa film tentang Islam agak "memanas" atau "menyamaratakan" soal isu "terorisme", misalnya.  Kita bisa melihat bagaimana kaum minoritas di lingkungan mayoritas non-muslim. 

Mulk adalah film India bergenre drama  yang mengangkat soal isu tersebut. Film ini dibuat berdasar atas kisah nyata. Bagaimana perjuangan keluarga Muslim terhormat dari sebuah kota mayoritas Hindu di India, berjuang untuk mendapatkan kembali kehormatan mereka setelah mereka mengetahui salah satu anggota keluarga mereka terlibat aksi terorisme. Film Mulk di rilis tanggal 3 Agustus 2018.

Seorang ayah bernama Murad Ali Mohammed (Rishi Kapoor) merupakan seorang pengacara yang dihormati dan memiliki banyak teman Hindu di sekitar tempat tinggalnya. Murad Ali Mohammad tinggal bersama Istrinya Tabassum (Neena Gupta) dan adik laki-lakinya yang bernama Bilaal (Manoj Babbar) serta istrinya yaitu Chhoti Tabassum (Prachi Shah). Murad Ali memiliki anak bernama Aftab Mohammed (Indraneil Sengupta) yang tinggal di luar negeri bersama istri yang juga pengacara beragama Hindu, Aarti Mohammed (Taapsee Pannu). 

Aarti datang ke India untuk menghadiri ulang tahun pernikahan mertuanya, Murad Ali. Tak lama dari acara tersebut keluarga Murad mendapatkan informasi bahwa keponakannya Shahid (Prateik Babbar) telah bergabung dengan organisasi teroris yang dipimpin oleh Mehfooz Alam (Sumit Kaul). Shahid bertugas untuk meledakan bom di salah satu kota di India.

Keluarga Murad sangat terpojok, tetangganya kini menganggap bahwa mereka dan agama Islam adalah teroris serta mengucilkannya. Setiap hari mereka tertekan apalagi setelah mengetahui Shahid  terbunuh. Mereka sendiripun enggan menerima jenazah Shahid karena merasa malu dan kehormatannya hilang. 

Kasus ini sudah sampai pada pengadilan di India. Murad divonis sebagai tersangka dalam kasus yang lain. Harapan Murad adalah pada Aarti. Aarti kini menjadi pengacara meski ditentang oleh keluarganya karena tidak merasa aman. Akankah Aarti berhasil mengembalikan martabat keluarganya walupun dia beragama Hindu? Apakah dia membela mertuanya atau bahkan membuat mereka tetap hidup seperti teroris?

Film yang berdurasi 140 menit ini disutradarai oleh Anubhav Sinha dan berhasil mengangkat isu agama walaupun penuh dengan kontroversi karena dianggap mendeskriminasikan Islam terutama Pakistan. Pakistan dan India memang dalam kondisi perang dingin. Pakistan menganggap bahwa tidak semua muslim dan warganya adalah teroris. Bahkan trailer dan filmnya pun tidak akan diputar di Pakistan. Sang sutradara mengirimkan ocehan di sosial media  pada warga Pakistan. Bisa cek di sini > https://twitter.com/anubhavsinha/status/1025008178629472256

Menurut saya film ini baik untuk ditonton karena memberikan gambar tentang bagaimana kita hidup di antara warga minoritas di banding  dengan mayoritas. Menyikapi suatu hal tentang isu agama tidaklah mudah namun film ini dapat menunjukkan konsekuensi atas apa yang terjadi pada seluruh keluarga ketika salah satu anggotanya dituduh melakukan kejahatan. 

Bagaimana dengan soundtrack film Mulk ini? Hanya ada tiga di film ini, "Thenge Se", "Khudara",  dan "Piya Samaye". Saya suka mendengarkan Khudara alunan musik yang menyentuh dengan terselip ayat-ayat al-quran di liriknya.

Setelah berhasil di film Pink, kini saya suka dengan acting Taapsee Pannu di film Mulk ini. Totalitas dan menghayati peran sebagai pengacara sangat baik. Tak kalah juga dengan aktor kawakan Rishi Kapoor yang selalu apik, apalagi saat memerankan tokoh Murad sebagai keluarga Muslim walaupun dia sendiri warga non-muslim. Menurut saya, tidak ada agama yang dilecehkan di film ini. Film ini menggambarkan bagaimana seharusnya kerukunan agama itu hidup di masyarakat minoritas ataupun mayoritas. Saya membaca dibeberapa media di India bahwa para pemain film Mulk diberikan waktu untuk belajar dan diberi bimbingan dari para pakar dibidangnya. Ada komunitas muslim yang juga mengawasi peran dan naskah pada film ini agar tidak menimbulkan kesalahan dalam film. 

Nah, bagaimana kelanjutannya? Silakan nonton film Mulk ya. Biar isu-isu seperti ini tak lagi memanas di muka bumi, walaupun tetap saja tidak sepenuhnya bisa. Tontonya sampai selesai. Namaste! Khuda Hafiz 😎🙏 Rating: 🌟 4/5.0



Mulk | 2018 | Sutradara:  Anubhav Sinha | Produser: Deepak Mukut & Anubhav Sinha | Penulis Naskah: Anubhav Sinha | Pemain: Taapsee Pannu, Rishi Kapoor, Prateik Babbar, Rajat Kapoor, dll. | Produksi: Benaras Media Works & Soham Rockstar Entertainment | Musik: Prasad Sashte & Anurag Saikia

Continue reading Mulk: Antara Agama dan Kehormatan || Review Film

Jumat, 22 Juni 2018

, , , ,

Mersal: Petualangan Sang Dokter || Review Film

Seperti diketahui bahwa di India memiliki produksi film di berbagai negara bagian atau daerah India dengan menggunakan bahasa setempat, seperti Hindi, Tamil (India Selatan), Punjabi, Telugu, Kannada, Urdu, dsb. Namun, sebagian orang mengenal film-film India sebagai film "Bollywood" padahal tidak semua film India adalah Bollywood. Film berbahasa Tamil berbasis di Chennai yang terkenal dengan julukan "Kollywood", film berbahasa Telugu berbasis di Hyderabad, dijuluki "Tollywood" atau "Pollywood" berbasis di Punjab, India, "Mollywood" (berbahasa Malayalam), "Sandalwood" (berbahasa Kannada), dsb. Nah, kalau artis pertelevisian atau sinetron India bukan disebut Bollywood tapi Tellywood :D

Kali ini saya tidak membahas film Bollywood tapi hits nya sama dengan film Bollywood. Mersal adalah film Tamil telah menjadi film terpopuler ditahun 2017 di India.  Mersal diproduksi oleh industri perfilman di Tamil.  Film ini telah mengeluarkan dana yang fantastis untuk menggarap setiap detail prosesnya. Vijay, Samantha, Kajal Aggarwal, dan Nithya Menen adalah bintang utama dalam film ini.  Mersal bergerak melalui dua karakter utama, Maaran (Vijay), seorang dokter yang tulus yang berjuang melawan korupsi di jantung industri medis India dan Vettri (Vijay), seorang penyihir yang keluar untuk membalas dendam. Keduanya adalah saudara-saudara yang terasing dan setelah mereka berkumpul, mereka mengetahui tentang musuh bersama mereka, Daniel (SJ Surya), yang telah membunuh ayah mereka (Thalapathy dimainkan oleh Vijay) dan ibu (Nithya Menen). Film ini rilis di seluruh dunia pada tanggal 18 Oktober 2017 pada saat hari Diwali dengan durasi 169 menit.


Mersal lebih mengangkat kisah tentang balas dendam dan mengambil beberapa masalah sosial yang penting. Bagaimana kaitan antara sosial, politik, dan medis ada di film ini. Film ini dikemas dengan baik dan menghadirkan berbagai kejutan bagi penonton dan memiliki tema yang relevan (meskipun bidang medis telah menjadi target untuk banyak film). Atlee, sang sutradara mengatakan film ini selain sebagai hiburan namun juga menambahkan banyak pesan sosial di dalamnya. Selain itu, yang menarik perhatian saya bahwa pada film ini Vijay memerankan tiga peran sekaligus. Karakter yang dibangunpun sangat baik. Vijay berhasil membuat penonton terpukau. Kisah drama, action, dan hiburan dikemas apik. Lantunan melodi yang dibuat oleh A. R. Rahman juga dibuat dengan sangat baik sebagai composer ternama di India termasuk Bollywood. Mersal juga meraih beberapa penghargaan di berbagai festival film India Selatan. BLOCKBUSTER!

Ada satu adegan yang sudah beredar luas di sosial media tentang cuplikan film mersal saat sang dokter berada di Bandara. Benar kata pepatah Don't judge a book by its cover dan itulah yang dilakukan banyak orang saat sang dokter tidak terlihat seperti dokter karena hanya memakai pakaian tradisional Tamil. Lalu, bagaimana kelajutan dan keseruan film ini? Silakan menonton ya. 😉

Rating: 🌟 4/5.0




Mersal | 2017 | Sutradara: Atlee | Produser: N. Ramasamy, Hema Rukmani, H. Murali | Penulis Naskah: Atlee | Pemain:  Vijay, Kajal Agarwal, Samantha, Nitya Menon, Vadivelu, S.J.Surya, dll.  | Produksi: Thenandal Studio Limited | Music: by A. R. Rahman

Continue reading Mersal: Petualangan Sang Dokter || Review Film

Senin, 26 Maret 2018

, , ,

Hichki: Tidak Ada Murid yang Bodoh, Hanya ada Guru yg Buruk || Review Film

Bagi yang dulu senang menonton Kuch Kuch Hota Hai atau Black pasti sering mendengar nama Rani Mukherjee atau Rani Mukerji. Kali ini Rani kembali berakting di film terbarunya HICHKI setelah hampir 4 tahun rehat dari dunia akting pascamenikah dan melahirkan. Saya sendiri rindu aktingnya setelah film terakhirnya Mardaani tahun 2014. Saya sempat mendengar akan ada film baru yang akan dibintangi Rani dan diproduserin oleh suaminya sendiri, Aditya Chopra. Sayapun merasa antusias untuk menontonnya. Trailer yang muncul akhir tahun 2017 lalu sudah menembus 18 juta penonton di chanel youtube yrf (yash chopra film). Kembalinya Rani di dunia Bollywood membawa angin segar bagi para fans Rani di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Rani berjanji dia akan tetap ada setiap tahun untuk para penonton Bollywood. Sayapun antusias untuk menonton Hichki pada hari ke-2 penanyangannya di bioskop Bandung walaupun nonton sendirian.😋 Tak seperti kebanyakan film, film Bollywood di Indonesia hanya memiliki waktu tayang yang tak lama. Namun, tak perlu khawatir bagi yang tinggal di Jakarta, film Bollywood akan lebih lama tayang daripada di Bandung. 


Hichki (Hiccup) yang tayang 23 Maret 2018 lalu ini bercerita tentang seorang guru Naina Mathur (Rani Mukerji) yang menderita Tourette Syndrome atau lebih dikenal dengan gangguan saraf yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya. Film ini diadaptasi dari buku Brad Cohen dan film America Front Class tahun 2008. Naina sudah banyak ditolak oleh beberapa sekolah dari tempat tinggalnya karena mereka menganggap gangguan yang diderita akan menjadi penghalang ia sebagai seorang guru. Suatu hari, setelah banyak penolakan akhirnya dia mendapatkan pekerjaan impiannya sebagai guru di salah satu sekolah paling elit di kotanya, St. Notker's. Lalu, ia menyadari bahwa kelas yang dapatkan, yaitu kelas 9F yang hanya terdiri dari 14 siswa yang nakal. Sebelumnya mereka adalah siswa di salah satu sekolah negeri. Ada hal yang membuat mereka terpaksa di sekolah tersebut. Hal ini yang membuat mereka  didiskriminasi oleh teman-temannya. Siswa 9F sering mengejeknya karena suara cegukan dan sindrom yang diderita Naina. Karena ini kesempatan, keinginan, dan motivasinya yang kuat, Naina harus berjuang untuk memastikan bahwa siswanya menyadari potensi mereka yang sebenarnya dan menghapus ketakutan mereka bersekolah di sekolah elit. Banyak hal yang dilakukan Naina untuk memastikan ia dan siswa nya tidak dikeluarkan karena kenakalan mereka. Naina juga harus berjuang melawan Pak Wadia sebagai guru yang berhasil membawa siswa kelasnya menjadi kelas terfavorit setiap tahun.

Siddharth P. Malhotra sang sutradara juga berhasil mengarahkan Rani dan anak-anak 9F mendapatkan cinta dan pujian penonton. Menghadirkan karakter Naina membuat suara seperti ‘waa waa’ dan ‘chak chak’ secara acak. Penempatan 'waa waa' terdengar sangat menarik. Saya rasa ini butuh tenaga dan akting yang sangat baik untuk mendapatkan karakter khas dari seorang yang mengidap Tourette Syndrome ini. Hichki layak untuk diapresiasi. Hichki adalah film yang penuh emosi, ada tawa, bahagia, sedih, dan banyak pesan moral di dalamnya. Tak hanya hubungan Naina dengan siswa-siswanya tapi juga terhadap keluarganya. Bagaimana keluarga membentuk karakter Naina yang begitu menganggumkan. Film ini juga memperlihatkan kemampuan dari kekurangan seorang guru yang mengajar dengan penuh kasih sayang. Akankan Ibu Naina bertahan mengajar siswa-siswa 9F?

Menurut saya film ini bisa menjadi pilihan untuk ditonton bersama keluarga tercinta. Banyak pesan yang terkandung di dalamnya juga para pemain yang ciamik memerankan karakter luar biasa. Rani? membuktikan bahwa fakumnya ia dari dunia film beberapa tahun ini tidak menurunkan kualitasnya dalam berakting. Kini, saya jadi nostalgia saat sekolah dan mengenang guru favorit. Bagi saya guru itu spesial. Dulu saya pernah bercita-cita untuk menjadi guru dan setelah menonton ini saya jadi tertarik kembali untuk mengajar. hehe Satu quote yang saya suka adalah "There are no bad students, only bad teachers". Selamat menonton ya. 😊

Rating:  3.5 🌟


Hichki | 2018 | Sutradara: Siddharth P. Malhotra | Produser: Aditya Chopra, Maneesh Sharma| Penulis Naskah: Siddharth P. Malhotra, Ankur Chaudhry | Pemain: Rani Mukerji, Supriya Pilgaonkar, Harsh Mayar, Hussain Dalal, Sparsh Khanchandani, Neeraj Kabi, Shiv Kumar Subramaniam, dll. | Diadaptasi dari: Buku dan Film Front of the Class | Produksi: Yash Raj Films
Continue reading Hichki: Tidak Ada Murid yang Bodoh, Hanya ada Guru yg Buruk || Review Film

Jumat, 26 Januari 2018

, , ,

Di Balik Kontroversi Film Padmaavat || Review Film

Di balik sejumlah kontroversial film "Padmaavat" (dulu: Padmavati) kini film tersebut tayang di seluruh bioskop dunia termasuk Indonesia. Setelah mundur beberapa kali waktu tayang, akhirnya film Padmaavat rilis 25 Januari 2018. Ini juga membuat beberapa film Bollywood yang rilis ditanggal yang sama memilih mengganti jadwal untuk memberikan kesempatan kepada film yang disutradari Sanjay Leela Bhansali ini. Setelah sukses dengan cerita Epic tahun 2015 lalu, Bajirao Mastani, kali ini SL Bhansali memilih untuk menghadirkan cerita baru. Namun, filmnya kali ini diprotes oleh beberapa kelompok agama Hindu dan daerah setempat, Rajput. Merasa cerita yang disajikan terlalu berlebihan dan bertolak belakang dengan situasi saat itu, SL Bhansali memilih untuk mengubah beberapa cerita di dalamnya demi tayang di bioskop India. Sempat ada beberapa berita saat itu apabila film ini tetap tayang maka akan ada ancaman dan tekanan kepada sutradara dan juga pemainnya, Deepika Padukone yang berperan sebagai Ratu Padmini/Padmavati. [1]

Padmavat (atau Padmawat) adalah sebuah puisi epic yang ditulis pada tahun 1540 oleh penyair sufi Malik Muhammad Jayasi. Sepotong sastra sufi yang terkenal dari masa itu. Menceritakan sebuah cerita fiksi alegoris tentang keinginan Sultan Alauddin Khilji dari Delhi untuk tituler Rani Padmini, Ratu Chittor. Alauddin Khalji dan Ratan Sen atau dikenal Rawal Ratan Singh adalah tokoh sejarah, sedangkan Padmini adalah tokoh fiksi, meskipun ini masih diperdebatkan. [2]

Dalam film ini SL Bhansali kembali berkolaborasi dengan dua pemain favoritnya, Deepika Padukone dan Ranveer Singh. Untuk melengkapi keduanya, Bhansali menambahkan Shahid Kapoor sebagai pemeran utama dan Aditi Rao Hyndari sebagai pemain pendukung nan cantik. 

Rani Padmavati (Deepika Padukone) istri Maharawal Ratan Singh (Shahid Kapoor), dikenal karena kecantikan, kepintaran, dan keberaniannya di India abad ke-13. Dia menangkap kemasyhuran Sultan Delhi yang berkuasa saat itu, Sultan Alauddin Khilji (Ranveer Singh) yang sangat berkuasa untuk memenuhi segala keinginannya termasuk terobsesi melihat kecantikan Padmavati padahal saat itu Dia memiliki istri Mehrunisa (Aditi Rao Hyndari). Berbagai macam cara dilakukan oleh Sultan untuk merebut tahta kerjaan dan juga Padmavati. Dia tak sendiri, didampingi oleh orang kepercayaan yang senantiasa patuh padanya, Malik Kafur (Jim Sarbh). Berbagai strategi dan penyerangan pun dilakukan. Tak kalah pintar dengan Sultan, Ratan Singh berbalik menyerang dan memegang teguh pada semua prinsip kerajaanya. Padmavati melakukan ritual untuk menjaga kehormatan dirinya dan sang Raja agar dia tidak jatuh pada Sultan Alauddin.

Sebagai penonton, memang ada beberapa bagian yang mengandung unsur "SARA". Bagaimana perbedaan dalam merebut tahta antara kerajaan Hindu dan Islam. Ada yang menonjol ada pula yang berpegang pada prinsip. Bagi saya, sebagai penonton harus cerdas dan mampu menganalisa dengan baik. Butuh cukup usia, memang. Namun, mungkin saja keadaan itu terjadi pada abad tersebut tidak pada abad saat ini. Kini, tinggal bagaimana pro dan kontra tersebut menjadikan pembelajaran bagi diri kita sendiri. Jika suka ditonton, jika tidak baca saja ulasan filmnya. hehee Selain kelompok Hindu, kelompok Muslimpun melarang untuk menonton film ini karena dianggap menghina citra Muslim. Namun, mereka tak menggelar aksi demo besar-besaran. Di lansir dari beberapa media di India, kelompok Hindu merasa bahwa adanya adegan romantis antara Sultan dan Ratu Padmavati yang mengakibatkan timbulnya pelecehan terhadap kaum dan keturunannya. Namun, Bhasali membatah akan tuduhan tersebut. [3] Berbeda dari film yang lain, film ini tak mengadakan promo tour film guna menghindari banyak konflik.

Di balik segala kontroversi film ini, saya selalu suka dengan hasil kerja keras dari SL Bhansali dan tim. Walaupun tak seperti film epic yang sebelumnya, memunculkan greget pada setiap scenenya, mungkin karena pengaruh perubahan cerita, film yang berdurasi 164 menit ini telah berhasil memukau saya sebagai penikmat genre epic. Mulai dari akting para pemainnya yang mempesona. Lalu, set kerajaan yang megah dan mewah yang dapat membawa saya seperti berada pada abad tersebut. Semua instrumennya terlihat bagus. Saya juga menyukai kostum yang digunakan pada Raja dan Ratu, terlihat glamor dan cantik. Selain itu, musik/soundtrack dan tarian tak lepas dari ciri khas Bollywood juga menambah keindahaan pada film ini. Bagaimana takdir mereka berempat selanjutnya? Saksikan di bioskop CGV tanah air ya. 😉

http://filmsxpress.com/userimages/424/images/padmaavat-banner.jpg

 Trailer Padmaavat Terjemahan Bahasa Indonesia:
MVP Film Indonesia


 
Padmaavat |  2018 | Sutradara: Sanjay Leela Bhansali | Produser: Sanjay Leela Bhansali, Sudhanshu Vats, Ajit Andhare | Penulis Naskah: Sanjay Leela Bhansali, Prakash Kapadia | Diadaptasi dari: Padmavat karya Malik Muhammad Jayasi | Produksi: Bhansali Productions, Viacom 18 Motion Pictures 

Continue reading Di Balik Kontroversi Film Padmaavat || Review Film

Minggu, 24 Desember 2017

, , ,

Kisah Kedekatan Ratu Victoria dan Abdul Karim || Review Film

Victoria and Abdul adalah sebuah film biografi yang diadaptasi dari buku Victoria and Abdul: The True Story of the Queen's Closest Confidant karya Shrabani Basu, tentang hubungan kehidupan nyata antara Ratu Victoria di Inggris dan pelayan India Abdul Karim yang menjadi kontroversi dan ditutupi selama lebih 100 tahun. 

Ratu Victoria yang diperankan oleh Judi Dench adalah Ratu Kerajaan Inggris pada tahun 1837-1901 kurang lebih menduduki tahta selama satu dekade. Abdul Karim yang diperankan aktor tampan asal India Ali Fazal adalah seorang pelayan dari Agra, India yang datang ke Inggris di usia 24 tahun untuk melayani Ratu Victoria pada perayaan naik takhta "golden jubilee" pada 1887.[1] Abdul Karim pemuda muslim yang memiliki perilaku baik, mampu menarik perhatian sang ratu. Dia juga mampu menjadikan hubungan India dan Inggris menjadi lebih erat. Saat itu India berada dalam kekuasaan Inggris. 

Dalam kurun waktu satu tahun, pemuda Muslim ini menjadi orang yang penting di kerajaan. Dia tak hanya menjadi seorang pelayanan kini menjadi guru atau mushi Ratu Victoria  yang mengajarkan ratu bahasa Hindi dan menyarankan agar belajar bahasa Urdu karena bahasa yang dianggap paling terhormat India Muslim dalam huruf Arab. Lalu, menghidangkan makanan khas India, yaitu kari, memperkenalkan buah mangga serta menceritakan kisah-kisah tentang Taj Mahal dan India.

Dicintai karena sebagai pemuda cerdas maka Ratu Victoria menjadi sangat dekat. Sang Ratu menjadi semakin sering menghabiskan waktu bersama Abdul. Ratu banyak bertukar pikiran dengannya. Suatu ketika saat ratu sedang dalam keterpurukan, dia bercerita pada Abdul. Ratu mengatakan "jika saya menjadi halangan bagi kerjaaan saya buat apa gunanya saya tetap hidup?" Abdul mengatakan bahwa "kita diciptakan untuk hidup agar kita berjuang, mengabdi dan beribadah. Kita ada di dunia untuk tujuan yang lebih besar. Dalam Al-Quran dikatakan bahwa kita ada di sini untuk kebaikan orang lain." "Al-Quran?" tanya sang ratu. Sebelumnya ia tak pernah mengetahui bahwa Abdul adalah pemuda Muslim. Saat itu Inggris hanya mengenal bahwa India adalah Hindu atau Hidustani. Sesaat ratupun terdiam karena munshi nya adalah seorang Muslim. Abdul mengatakan bahwa ia seorang Hafidz Quran dan banyak umat muslim yang memahami isi dari Al-Quran. 

Namun, kedekatan Ratu dengan Abdul membuat gelisah para staf kerajaan yang mengangap Ratu mengistimewakan Abdul Karim. Banyak cara yang dilakukan mereka untuk memanipulasi data tentang Abdul. Menurut Basu (penulis buku) "Kisah ini yang dicoba dihapus (oleh Inggris). Sangat penting untuk diangkat. Ratu Victoria belajar bahasa Urdu selama 13 tahun, itu penting, khususnya karena banyak terjadi rasisme terjadi banyak sentimen anti-Muslim." Hubungan Ratu Victoria dan Abdul dianggap sangat kontroversial oleh anggota keluarganya sehingga semua dokumennya dibakar. Basu  juga mengutarakan pada lansiran BBC bahwa dalam surat-suratnya (kepada Abdul) selama bertahun-tahun setelah ia tiba di Inggris sampai kematiannya pada 1901, ratu menandatangani surat dan menyebut sebagai "ibu yang mencintaimu" dan "rekan dekatmu." Di surat-surat lain, ia menambah tanda ciuman sesuatu yang sangat jarang terjadi pada saat itu. Hubungan inilah yang membuat marah anak-anak Ratu Victoria. [2]

Film yang berdurasi 112 menit ini dirilis pada tanggal 22 September 2017 yang lalu ini berhasil meraih box office di beberapa bioskop. Film ini disutradarai oleh Stephen Frears dan naskahnya ditulis ulang oleh Lee Hall. Film ini juga dibintangi oleh aktor-aktor ternama seperti Eddie Izzard, Paul Higgins, Tim Pigott-Smith, Adeel Akhtar, Michael Gambon, dan banyak lainnya.  

Kontroversi pun terjadi dalam penayangan film ini. Beberapa diantaranya menyatakan bahwa film ini tidaklah menceritakan penderitaan rakyat India yang banyak dibunuh oleh kolonial Inggris saat itu. Namun, kisah Victoria dan Abdul ini bisa menjadi tontonan yang seru bersama keluarga di akhir pekan libur panjang Anda. Selamat menonton ya. Silakan melihat bagaimana kisah Ratu Victoria dan Abdul Karim selanjutnya. :)

gambar: http://www.imdb.com/title/tt5816682/
https://www.eventcinemas.com.au/Movie/Victoria-And-Abdul

official trailer

Victoria and Abdul | 2017 | Sutradara: Stephen Frears |  Diadapatasi dari buku Victoria & Abdul: Shrabani Basu | Penulis NaskahLee Hall | Pemain: Judi Dench, Ali Fazal, Eddie Izzard, Paul Higgins, Tim Pigott-Smith, Adeel Akhtar, Michael Gambon| Produksi:  BBC Films, Perfect World Pictures, Working Title Films, Cross Street Films | Distributor Film: Focus Features (US), Universal Pictures (UK)
Continue reading Kisah Kedekatan Ratu Victoria dan Abdul Karim || Review Film