Tampilkan postingan dengan label wadah inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wadah inspirasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Januari 2018

, ,

Maaf, Anda ditolak Donor!

Apakah anda termasuk orang yang senang donor darah rutin setiap 3 bulan sekali? Sebagian besar orang takut donor darah adalah ketika melihat jarum suntikan cukup besar itu, lalu disedot pula darahnya sebanyak 350 ml. hehehe Alhamdulillah saya dalam kondisi yang sehat dan masih diperbolehkan untuk rutin mendonorkan darah saya ke Palang Merah Indonesia (PMI) setiap 3 bulan. Selain karena senang berdonor, golongan darah yang saya miliki pun sulit didapatkan, yaitu golongan darah A. 

Dulu sebelum saya rutin mendonorkan darah, saya terbentur pada kondisi badan. Kenapa? olahraga cukup, makan cukup, tidur cukup, dan memiliki riwayat tekanan darah normal. Lalu? Setiap melewati tahapan akan berdonor, yang tidak lolos adalah berat badan saya. Saat itu minimal berat badan 45 kg. Nah, saat itu berat badan saya hanya 43 kg saja. 😎 Maklum masih ramping saat masih kuliah dulu. Kalau sekarang? Jangan ditanya. hahah Niat saya yang kuat, membuat saya berpikir untuk tidak boleh lagi ditolak oleh petugas PMI. Akhirnya saya mencoba untuk menaikkan berat badan sebanyak 2 kg. Setelah menunggu 6 bulan akhirnya saya berhasil.😁 Menaikkan berat badan lebih mudah daripada menurunkan, bukan? Jadi bagaimana dengan kalian? 

Sebelum mendonorkan darah, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.  Jika semua persyaratan itu dipenuhi Anda akan lolos seleksi menjadi pendonor. Berikut persyaratan sebelum mendonorkan darah:[1]
  1. Sehat.
  2. Usia 17–60 tahun.
  3. Berat badan minimum 45 kg untuk donasi 350 ml, dan 50 kg untuk donasi 450 ml.
  4. Tekanan darah sistolik 110-160 mmHg.
  5. Tekanan darah diastolik 70–100 mmHg.
  6. Hb min 12,5 gr/dl.
  7. Bagi Wanita tidak sedang haid, hamil, menyusui. Interval donor  darah 1 minggu sebelum atau 1 minggu sesudah haid.
  8. Interval donor darah setiap 3 bulan (70 hari) sekali.
  9. Tiga hari terahir tidak mengkonsumsi obat yang mengandung salisilat.
  10. Tidak mempunyai penyakit berat (jantung,  hati,  ginjal dll).
  11. Tidak mendapat imunisasi virus dilemahkan dalam waktu 2 minggu.

Hari Sabtu kemarin saya mendatangi PMI kota Bandung. Ada yang berbeda dari PMI, ada beberapa komputer di sana. Maklum saya sudah vakum donor selama 8 bulan donor darah hihii. Saat ini PMI Bandung berinovasi untuk melakukan pendaftaran secara komputer, tidak lagi menulis formulir secara manual. Jika anda kesulitan nanti ada petugas yang siap membantu anda untuk mengisi formulir secara komputer. Setelah mengisi semua isian formulir yang dibutuhkan, nanti Anda akan mendapatkan kertas yang berisikan isian tadi serta nomer antrian untuk periksa kesehatan dan tekanan darah oleh Dokter di PMI. Kemudian, saya seperti biasa diperiksa kesehatan dan tekanan darah. Namun, kali ini saya ditolak oleh Dokter di PMI. Sediiih. 😥 Alasanya karena saya habis mendapatkan vaksinasi. Tiga minggu yang lalu saya mendapat vaksinasi influenza. Dokter mengatakan bahwa syarat di PMI jarak boleh untuk melakukan donor adalah 8 minggu setelah vaksinasi. Vaksin seperti influenza, difteri, cacar, tetanus, folio, hepatitis dan vaksin ringan lainnya. Saya juga pernah membaca suatu artikel, jika setelah melakukan vaksin rabies/anti rabies  bisa menunggu urang lebih 1 tahun. Namun, alangkah lebih baik konsultasikan pada dokter terlebih dahulu, apakah kita bisa melakukan donor apa tidak. 




Donor darah tidak dapat dilakukan setelah melakukan cabut gigi, setelah operasi kecil (selama 6 bulan) dan operasi besar (12 bulan), setelah menerima transfusi darah (selama 1 tahun), setelah melakukan pemasangan tattoo, tindik, tusuk jarum (selama 1 tahun), setelah sakit tifus (selama 6 bulan), setelah terjangkit malaria (selama 13 tahun), dan kontak erat dengan penderita hepatitis (selama 12 bulan). [2]  

Donor darah juga menunjukkan bahwa kita dalam kondisi yang sehat. Tidak menderita penyakit yang membahayakan, seperti HIV/AIDS atau kanker. Pihak PMI akan memberitahukan kepada pendonor apabila memiliki penyakit yang membahayakan untuk tidak mendonorkan darahnya kembali dan  segera berkonsultasi dengan dokter. Selain karena manfaat kesehatan donor darah juga membantu orang lain yang sangat membutuhkan darah kita. Mudah-mudahan selalu sehat dan darah yang kita sumbangkan bisa bermanfaat dan mampu menyelamatkan nyawa orang lain ✋ Aamiin. 👼 Ayo, jadi berani menerima tantangan untuk berdonor darah? GIVE BLOOD SAVE LIFE.





Continue reading Maaf, Anda ditolak Donor!

Jumat, 26 Agustus 2016

, ,

Maparin Tuangeun

Bahagia sekali rasanya sejak sudah lama tak berkumpul, bertemu, dan berkegiatan bareng setelah sekian tahun. Semenjak bebrapa tahun yang lalu, kami hanya berkumpul sebentar di acara-acara pernikahan atau syukuran. Memiliki keluarga besar seperti teman-teman yang berkecimpung di dunia himpunan dulu adalah suatu kebahagian. Bukan cuma untuk sekedar berkumpul dengan canda tawa, ngopi bareng, tapi juga berkumpul yang bermanfaat. 

Sekitar awal Agustus, saya diundang disalah satu media sosial berbasis chatting dan ternyata ada "kami" yang dikumpulkan untuk berkumpul dan membicarakan banyak hal-hal. Sudah lama memang kami tidak mengadakan acara-acara yang dulu diagendakan setiap bulannya. Dulu memiliki waktu yang banyak, ketemu lalu rapat, ketemu lalu ngonsep, dsb. Namun, rapat kecil beberapa hari di aplikasi ini adalah "jitu", ketika tak bertatap muka, namun semua konsep dan idenya rampung. Ini juga karena dorongan yang kuat dari teman-teman yang tak ingin sekedar berkumpul tapi juga bermanfaat. Membagi masing-masing tugas yang harus disiapkan pada hari-H. Kerja ikhlas kalau kata kang Emil (Walikota Bandung).

Maparin Tuangeun (dalam bahasa Sunda) yang berarti / mem.be.ri / ma.kan  adalah sebuah kegiatan IF PEDULI yang ditujukan untuk para dhuafa dan fakir miskin. Maparin Tuangeun lahir dari keinginan melakukan kegiatan sederhana yang bisa menginspirasi banyak orang untuk berbuat baikTepat di hari Sabtu, 13 Agustus 2016 lalu kami membuka "lapak" makan gratis untuk para dhuafa dan fakir miskin di Taman Cibeunying, Bandung. Sekitar 50 lebih porsi nasi beserta lauk pauknya dan juga buah. Sasaran kami siapa saja, para pengumpul sampah, petugas kebersihan taman, tukang becak, penjual makanan, pedagang asongan, juru parkir, penjual balon, atau bahkan musafir seperti pengumpul barang bekas yang tak memiliki tempat tinggalpun.

Alhamdulillah, ketika ada seorang Bapak yang sangat bersyukur mendapatkan rejeki seperti ini apalagi berupa makanan, Beliau bercerita bahwa sejak tadi pagi ia belum makan. Berkali-kali ucapan terima kasih dihaturkan kepada kami. Belum lagi bertemu dengan para pengumpul sampah/barang bekas yang sungkan untuk datang ke tempat kami, khawatir setelah itu ia akan mengeluarkan uang untuk membayarnua. Ada juga Bapak tukang becak yang ketika ditawarkan terlihat sumgringah karena bisa makan siang hari itu.  

Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. (HR. Ath Thabarani, Al Mu’jam Al Awsath No. 5787. Al Qudha’i, Musnad Syihab No. 129. Dihasankan Syaikh Al Albani. Lihat Shahihul Jami’ No. 6662). 

Alhamdulillah. Kami tidak berhenti bersyukur karena kegiatan ini membawa kebahagian bagi kami. Bahwa berbuat baik sekecil apapun lalu bermanfaat untuk orang lain itu, nikmat. Hadiahnya memang tidaklah instan, tapi rasanya dalam hati. Dari kegiatan ini banyak sekali pelajaran yang bisa kami ambil. Salah satunya jangan pernah berhenti bersyukur. Doakan kami bisa rutin menebar kebaikan ini setiap bulannya, agar bisa memberikan suatu kebahagian bagi mereka-mereka yang selalu bersyukur atas apapun yang diterima, sekecil apapun. Lalu nikmat mana lagi yang kamu dustakan? ;)










foto-foto ini diambil dari jepretan teman kami nrspyn



Continue reading Maparin Tuangeun

Jumat, 22 Juli 2016

, ,

Perempuan dan Kapan Kawin?

Tahun lalu saya pernah menulis tentang topik "Bicara Soal Jodoh". Kali ini saya mengambil topik yang akan menjadi hal yang sedikit 'sensitif'. Semoga tahun depan saya sudah bisa menulis tentang 'menikah'. :D haha Aamiin.. Lebaran adalah hal yang paling deg-deg an untuk menerima berbagai macam pertanyaan yang akan membuat hati kebul. Lebaran memang sudah lewat tapi lebaran berlalupun pertanyaan itu akan tetap ada. Pertanyaan apakah itu? "Kapan Kawin? atau Kapan Menikah"? 

Kapan Menikah? Itu akan menjadi pertanyaan terindah bagi para perempuan atau lelaki single yang sudah menginjak usia "matang" dikalangannya. Mungkin bagi sebagian laki-laki yang masih menginjak kepala 2 akan menanggapinya dengan santai. Masih 28 kok. Nanti aja usia 30 baru nikah. Pacar saya saja belum minta dinikahin. Namun bagi sebagian laki-laki lain mengatakan kalau usia 30 sudah terlalu matang untuk menikah. Saya tidak akan membahas ini pada pihak laki-laki. Mungkin yang lebih 'sensitif' membahas soal ini adalah kepada para perempuan diusianya. 

"Neng, kapan atuh nikah?" "Kapan Kawin tho, ndok"? 

Pertanyaan itu akan menjadi sasaran empuk bagi para perempuan yang belum menikah. Sebut saja usianya berkisar 25 tahun ke atas. Ketika pertanyaan itu diungkapkan reaksinya akan bermacam-macam. Ada yang menanggapinya dengan senyuman, bergegas pergi, mengalihkan perbicangan alias ngeles, ada yang tersipu malu, dan ada juga yang bersikap kurang bersahabat. Mulai dari pernyataan "doakan saja dapat yang terbaik", "Iya nanti yah", kalau engga sabtu ya minggu", "tahun depan", "jodohnya masih dirahasiakan", "semoga yang ini jodohnya", "cariin jodohnya dong..", "Aamiin", "engga tahu nih," atau banyak lainnya. Pertanyaan ini terkesannya sungguh sederhana, tapi berefek luar biasa. Ketika pertanyaan itu terus menghampiri di setiap kesempatan, tak sedikit mereka akan masuk ke kamar diam sejenak, lalu meneteskan air mata. so deep kan. Termasuk saya engga ya? hehe

Siapa sih yang tidak ingin menikah sesegera mungkin. Apalagi melihat para teman, sahabat, dan para sepupunya sudah menikah dan memiliki anak diusia mereka sekarang. Saat dulu mereka gemar menuliskan buku diary atau menuliskan target setiap tahunnya, pasti ada tertuliskan kata "menikah", dan tak sedikit juga target tersebut diulang-ulang setiap tahunnya. Kebanyakan orang tua, apalagi Ibu begitu khawatir apabila anak perempuan diusianya tersebut tak kunjung memiliki pasangan dan menikah. Takut 'kebablasan' katanya, tapi saya yakin setiap perempuan hal itu menjadi prioritas penting untuk mereka pikirkan. 

Banyak faktor sebenarnya yang membuat para perempuan enggan membahas soal tersebut. Ada yang sudah lama berpacaran kemudian mereka tidak ditakdirkan bersama ketika usia mereka sudah masuk kategori matang. Ada yang sudah lama berpacaran kemudian lelaki tersebut belum memberikan kepastian sehingga perempuan masih menunggu. Ada yang sedang mencoba menyembuhkan rasa patah hati karena ditinggalkan, putus, dsb ditengah usia yang sudah matang. Ada yang lebih selektif memilih calon pasangan hidup karena traumatik dalam kehidupannya. Ada yang mengatakan saya belum cukup 'siap' menjadi calon istri dan ibu kelak, namun bukan berarti ia tak ingin menikah. Ada yang sedang berjuang mencari pasangan hidup ketika masa lalu terus menghampirinya. Ada yang sedang berusaha memberikan pasangan hidup sesuai dengan yang diinginkan orang tuanya. Ada juga yang sudah 'mahir' dalam menghadapi situasi seperti ini.

Semua itu terjadi karena ada hal-hal yang menurut saya orang lain tidak tahu. Tidak semua perempuan terbuka soal ini. Para perempuan itu sedang berusaha untuk mewujudkan dan menjawab semua pertanyaan "kapan kawin". Banyak usaha yang mungkin sedang dia lakukan dengan jatuh bangun. Para perempuan yang notabene sudah sarjana, punya pekerjaan, punya usaha, usianya matang, apalagi yang akan ditanya, kalau bukan kapan nikah? heuheuehe soalnya sudah tak ada lagi pertanyaan yang bisa ditanyakan. Dibalik pertanyaan itu kadang hatinya begitu sensitif. Bagi para perempuan kebanyakan, ini menjadi begitu sensitif karena 'masa' mereka yang tak panjang, jikalau tidak menikah diusia yang masih muda. Banyak pertimbangan yang mereka pikirkan. Ada juga para perempuan yang menikmati hidupnya dengan selow namun siapa yang tahu dalam hatinya bergejolak untuk segera menikah. Nah, kalau diajak berbincang dengan para sahabat, mereka akan lebih memaknai pertanyaan "kapan kawin" dalam sebuah candaan dan motivasi. Termasuk saya ;) 

Saya menyukai petikan ini:
"jika berjodohtuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. termasuk "kebetulan-kebetulan" yang menakjubkan."  -Tere Liye

Bagi sebagian perempuan ketika dirasa semua sudah bagian dari garis hidupnya untuk ditakdirkan dengan laki-laki yang dulu tak pernah disangka, dia akan menerimanya dengan tulus bahkan akan sangat mencintainya. Saya percaya sekali bahwa Tuhan tidak pernah menolak doa-doa yang setiap kali diminta sama Hambanya. Tenang bu, semua pasti bahagia. Ibu teruslah berdoa dan bersabar. Jodoh itu soal tulang rusuk, kalau tidak cocok ya tidak akan pernah bersama bila dipaksa sekalipun. Ia takkan pernah tertukar karena sudah dipasang-pasangkan. Jikalau belum ada bukan berarti berhenti. Jikalau kami bukan dengan pasangan sekarang, mungkin yang lain itu paling baik yang diberikan Tuhan. Menikah bukanlah sebuah perlombaan, tapi bagaimana memaknai kebahagian itu saat bersama. Sekarang sih lebih kepada intropeksi diri. Harus lebih banyak ikhtiar, sabar, menyempurnakan ibadah, dan ini cuma masalah waktu saja toh? ;) Doakan saja. 

Jodoh sesaat lagi tiba ketika diri merendah. Ketika hati berpasrah. Hingga waktu yang telah ditulis di lauhul mahfudz itu membumi... -Setia Furqon Kholid
from google
Continue reading Perempuan dan Kapan Kawin?

Kamis, 23 April 2015

, , ,

Selamat Ulang Tahun #dedeph

Mungkin itu kenapa Allah menciptakan waktu yang berputar supaya kita merasakan selalu perubahan di dalam hidup kita. Waktu itu berputar semakin lama semakin cepat, tak mengenal lelah tanpa mengeluh. 

Hari ini adalah hari di mana saya menempuh usia yang baru. Usia yang tak lagi muda tapi tetap merasakan muda. Dua puluh lima, usia yang harus semakin dewasa. Semoga Allah memberkahi setiap langkah kaki ini. Perubahan hidup dari usia satu ke usia yang lain, semoga Allah menjadikan aku orang yang selalu bermanfaat, semakin dimudahkan untuk meraih impian dan masa depan, dimudahkan segala urusannya, dilimpahkan selalu rejeki dan keberkahan,dan didekatkan dengan orang terbaik pilihanMu yang akan menemaniku setiap hari sampai akhir masa. Perjalanan hidup yang berwarna itu semoga menjadikan aku sebagai orang yang semakin dewasa dan selalu mencintai jalan kehidupan yang bahagia dan penuh tantangan ini.

Terima kasih atas limpahan berkah dan kasih sayang kepadaku yang tak ternilai. Doa yang senantiasa dipanjatkan oleh orang tua dan orang-orang terdekat, semoga semua itu terwujud. Saya sadar bahwa usia ini tak lagi muda tapi saya percaya bahwa Allah akan memberikan waktu dan tempat yang terbaik bagiku. Terima kasih Ya Allah telah menghadirkan orang-orang yang memberi kasih sayang yang tak terhingga dan mencintaiku tanpa batas. Kado yang indah di tahun ini adalah doa. Doa yang tak henti-hentinya tercurah.

Terima kasih buat keluarga, sahabat-sahabat, dan teman-teman atas semua doa dan kasih sayang yang diberikan untuk saya. Semoga berkah itupun melimpah kepada kalian semua. 

Selamat ulang tahun. Barakallah fii umrik.  *25*

I Love You All.. 

Bandung, 23 April 2015.


http://google.com

Continue reading Selamat Ulang Tahun #dedeph

Selasa, 01 Juli 2014

,

Bicara Soal Jodoh

Jodoh.. mungkin ini adalah sesuatu yang ditunggu bagi semua orang yang sudah cukup 'mapan' untuk bisa menikah. Jodoh juga tak kerap menjadi sebuah pertanyaan disaat orang-orang yang 'mampu' atau siap tapi tak kunjung hadir diantara kita, seiring dengan usia yang semakin lama terus bertambah.

“Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atas. Jika Anda meluruskannya, sama artinya Anda memecahkannya. Jika Anda biarkan, dia akan tetap bengkok. Karena itulah, Anda harus selalu memberi nasihat-nasihat kebaikan. (HR. Muslim)

Bicara soal jodoh, kita harus selalu percaya bahwa Allah sudah mempersiapkan semuanya yang terbaik. Sama dengan maut dan juga rejeki mereka semua takkan pernah tertukar. Jodoh adalah sesuatu yang sangat misteri. Ada yang sudah lama sekali pacaran bahkan hingga 10 tahun, tapi Allah tidak menakdirkan mereka untuk menikah. Ada yang baru berkenalan tidak lebih dari enam bulan mereka ditakdirkan Allah untuk menikah. Ada juga yang sudah Allah gariskan jodohnya dengan menikah dengan orang yang dicintainya. Semua itu hanya bagian dari rahasia Allah yang kita tak pernah tahu akan berakhir dengan siapa. Apakah teman dekat, teman sekolah, teman kuliah, tetangga, atau teman baru.

Berwasiatlah kepada wanita. Karena sesungguhnya wanita terbuat dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk bagian atasnya. Jika engkau luruskan maka engkau mematahkannya. Tapi jika engkau tinggalkan, maka ia tetap bengkok. Maka berwasiatlah dengan wanita. (HR. Abu Hurairah)

Bagi semua orang yang sudah merasa dirinya mampu, rasanya ingin sekali Allah mempertemukan dirinya dengan jodohnya. Sering kali pertanyaan keluarga dan juga kerabat membuat mereka semua gelisah. Jawaban yang sering diucapkan yaitu "amin".. Allah mempunyai tiga pilihan dalam menjodohkan manusia satu sama lain. Pilihan pertama adalah cepat mendapatkan jodoh. Pilihan kedua, lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu saat pasti mendapatkannya di dunia. Pilihan ketiga adalah tidak mendapatkan jodoh di dunia tapi mendapatkannya di akhirat kelak.

"Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian yang sudah mempunyai ba’ah (kemampuan), maka hendaklah ia menikah, karena hal itu lebih menjaga pandangan dan kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena ia merupakan perisai."

Banyak perempuan atau bahkan laki-laki yang dikarunai oleh Allah untuk menikah disaat usianya masih sangat muda. Tak jarang pula Allah memberikan jodoh disaat mereka dalam usia yang sangat matang. Hal itu adalah bagian dari rejeki yang Allah berikan. Bagi sebagian laki-laki masalah jodoh dan pernikahan itu tidaklah menjadi masalah yang besar, namun bagi sebagian besar perempuan hal ini akan menjadi masalah yang sensitif. Apalagi bagi sebagian besar dari mereka sudah memiliki usia yang cukup untuk menikah. Ada beberapa hal yang dipikirkan yaitu memiliki anak. Jika dibatas usia "rawan" mereka tak dihadirkan jodoh rasa gelisah itu akan semakin dalam. Tapi ketahuilah bahwa Allah sudah mempersiapkannya sampai Allah benar-benar melepaskannya untukmu.

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS. An-Nur: 26).

Bagi mereka yang sudah lama sendiri, tak terlihat memperkenalkan pasangannya kepada orang tua, terkadang orang tua selalu bertanya-tanya. Siapa jodoh anak saya Ya Rabb?? Beliau sepanjang hari berdoa untuk memberi kemudahan anak-anaknya mendapat jodoh yang baik pilihanMu. Banyak yang mengatakan, "kalau itu jodoh kamu, jalannya akan terasa mudah dan ketika ia mengajakmu menikah kamu mengiyakannya". Janganlah berputus asa dengan rahmat Allah SWT.

Jodoh itu akan datang sendiri apabila kita sendiri sudah "siap" untuk menikah, begitu kata mereka-mereka yang sudah mengalaminya. Semua itu kembali ke dalam diri kita masing-masing. Ada beberapa cara untuk kita lebih dekat dengan jodoh kita. Terus memperbaiki diri kita, apabila ingin mendapatkan pasangan yang shalih/shalihah maka kita harus berusah untuk menjadi itu. Tidak berputus asa dalam berdoa, teruslah meminta karena sesungguhnya Allah akan mengabulkan segala doa kita, bersabarlah. Memperbanyak ibadah sunah. Memiliki kriteria yang tidak muluk, Rasulullah mengatakan jika kita tidak dapat memperoleh semuanya, maka pilihlah yang agamanya paling baik. Memperluas pergaulan dan meminta bantuan orang lain.

Jodoh tetap akan menjadi rahasia untuk kita yang sedang menunggu. Terus bersabar, lebih dekat denganNya dan terus memperbaiki diri. Semoga kita menemukan jodoh yang sama-sama mencintai-Nya. Amin.



gambar from : ms-energy.blogspot.com




Continue reading Bicara Soal Jodoh

Jumat, 09 Mei 2014

,

Saya "pun" menolak Ujian Nasional

Berawal dari beberapa postingan teman atau share mengenai ujian nasional dari tingkat Sekolah Menengah pertama (SMP) dan juga Sekolah Menengah Atas (SMA), rasanya sungguh memilukan. Apakah dengan ada Ujian Nasional (UN), adik-adik kita mampu menjadi orang yang pintar atau "tidak manja"? Pintarnya dari segi apa dan tidak manja dari segi apa. Tangan saya rasanya sudah gatal untuk menuliskan ini blog, rasa kecewa dan kesedihan saya mungkin yang mendorong saya mencurahkan isi hati saya. Ada suatu blog/web tentang UN>  http://tolakujiannasional.com/ yang membahas tentang UN, curhatan hati murid-murid dan kejadian-kejadian yang menurut saya itu miris. Beginilah nasib pendidikan Indonesia. Banyak kata-kata yang menurut saya tidak dipikirkan terlebih dahulu pada salah satu pidato Pak Menteri, salah satunya "Kami Tidak Ingin Anak-anak Menjadi Manja". Apakah dengan UN bisa membuat anak menjadi tidak manja? Bukannya manja itu salah satu bentukan/ didikan dari kemandirian, Pak? Apakah soal UN yang mudah membuat anak menjadi manja? Maka dibuatlah soal UN yang sulit yang ada diantaranya soal Plagiat?

Saya terus berpikir ini kesalahan Pak Menteri atau kesalahan adik-adik kita yang tidak cukup pintar menjawab semua soal UN. Setiap tahun masih saja banyak adik-adik kita yang tidak lulus dan banyak dari mereka adalah siswa berprestasi. Itu bukan karena mereka tidak pintar, ini masalah Psikologis yang mereka tidak sanggup dibendung. Tekanan-tekanan tentang UN sudah mereka dapatkan jauh sebelum UN berlangsung. Masalah ini lah yang menjadi pemicu ketakutan mereka tidak lulus, soal yang begitu sulit, nilai standar kelulusan yang makin tinggi dan mengakibatkan korban seperti bunuh diri ataupun stress. Tak ada bocoran soal, ujian yang semakin sulit, dituntut untuk jujur, diawasi oleh para petinggi UN yang membuat mereka semakin tertekan batin, lalu yang ada soal pun tak bisa dijawab. Banyak yang menyatakan bahwa percuma bimbel full satu bulan nyatanya saya tidak bisa mengerjakannya karena soal pertama saja sudah sulit! Nah.... Bagaimana dengan ini? 

Mungkin kita bisa bercermin dari negara-negara lain yang punya standar kelulusan yang tidak tinggi tapi menghasilkan anak-anak bangsa yang cerdas atau sebaliknya mereka punya standar tinggi tapi fasilitas mereka juga tinggi. Sepatutnya melihat seperti itu, bukan karena keegoisan pemimpin-pemimpin yang tidak atau belum merasakan semakin kejamnya pendidikan Indonesia. Kita masih butuh anak-anak bangsa yang cerdas dan memiliki psikologis yang baik. Mencerdaskan anak bangsa bukan dengan soal UN yang sulit, nilai ujian yang semakin tinggi, dan lain lain. Pertanyaan saya, "Apakah Bapak-bapak sekalian mampu mengerjakan soal UN tersebut dalam waktu 2-2,5 jam?" Pertanyaan saya kedua, mengapa pada soal UN ada hal-hal politik. Membawa nama tokoh saat ini dan partai saat ini? Apa tidak ada soal yang lebih berbobot dari itu? Sudah kehabisan ide kah? Pendidikan kita ingin maju tapi apakah fasilitas yang diberikan sudah lebih baik? Apakah anak-anak dipenjuru Indonesia sudah mendapatkan pendidikan, ilmu-ilmu yang lebih baik? Apakah mereka masih harus menyebrangi sungai puluhan meter hanya untuk mendapatkan ilmu yang lebih baik dari orang tuanya? Apakah semua itu sudah terpenuhi?

Saya pernah merasakan berada diposisi mereka disaat semua orang berubah wajahnya, semakin tegang, tanpa senyum, tangan penuh keringat, dan gelisah tak menentu. Saat itu hanya tiga mata pelajaran yang diujikan tapi rasanya seperti menghadapi jurang, pilihannya hanya ada dua, jatuh atau mencari cara agar bisa turun tanpa harus terjatuh. Dengan standar yang 4,25 rata-rata setiap mata pelajaran saja sudah deg-degan luar biasa. Apakah saya lulus atau tidak? dan menurut saya soalnya cukup sulit. Pikiran saya hanyalah saya sudah berusaha dan berdoa, tinggal nasib saya yang menentukan apakah lulus atau tidak. Ketika dinyatakan SMA saya lulus 100% girangnya luar biasa, saya tidak lagi melihat berapa rata-rata ujian saya, apakah ada yang merah atau tidak. Walau saya tahu ini berat ketika semua nilai teman-teman bagus tapi saya tidak. Buat saya toh masuk Perguruan Tinggi masih harus seleksi lagi dan tidak memandang nilai UN. Harapan saya ketika saya masuk bangku kuliah saya bisa menunjukkan bahwa UN bukan penghambat masa depan saya, tapi pecutan saya untuk lebih baik. Menunjukkan kepada orang tua yang kecewa bahwa saya bisa lulus jadi sarjana dan mendapat pekerjaan yang baik, karena saya tidak pernah malu ada nilai merah di rapot atau hasil ujian saya. Setiap anak punya kelebihan dan kekurangan mengenai mata pelajaran. Jangan memaksa mereka untuk bisa tapi berilah pengertian kalau kita rajin setidaknya kita lebih maju dari biasanya, misalnya matematika atau bahasa Inggris. Dulu saya berpikir, lemah pada mata pelajaran matematika setidaknya saya mempelajari lebih dalam tentang Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang bisa menopang nilai yang lemah menjadi naik. 

Semakin tingginya standar soal UN di Indonesia, saya #pun menolak Ujian Nasional. Seharusnya bantu adik-adik kita untuk menjadi generasi yang cerdas bukan generasi yang tertekan. Bukan hanya generasi muda yang pintar menghapal tapi generasi yang mampu menganalisis, memahami dan berkembang. Bantu mereka meringkankan beban bukan menjadi korban. Pendidikan ini menjadi tugas semua orang termasuk saya sebagai generasi muda. Minimal saya memberikan ilmu yang saya pelajari kepada mereka tanpa pamrih, mencoba menjadi guru walau bukan guru, membantu sekuat hati dan membantu mereka untuk tetap tersenyum menghadapi UN. 

-dedeph-
Bdg, 9/5/14

Continue reading Saya "pun" menolak Ujian Nasional

Kamis, 16 Mei 2013

Sebab Ia itu Ibu, Bunda, atau Mama

“Bunda adalah yang terhebat di dunia sebab ia melahirkan kehidupandan memberi nyawa pada kata cinta.” 
― Abdurahman Faiz


"Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga,seorang wanita wajib berpendidikan tinggi. karena ia akan menjadi ibu. ibu-ibu cerdas akan menghasilkan anak-anak cerdas" 
― Dian Sastro

Gambar from :
http://www.myheppi.com/file/pic/user/59923.jpg

Continue reading Sebab Ia itu Ibu, Bunda, atau Mama

Rabu, 06 Februari 2013

,

Deskriminasi dan bersyukur

Apa yang terlahir ke dunia ini rejeki dari Tuhan kan? Mensyukuri apa yang ada itulah jalan yang palik baik untuk selalu mawas diri. Apa jadinya apabila yang diberikan Tuhan ini menjadi halangan untuk beberapa kegiatan? Bukan kita yang membatasi tapi pihak-pihak tertentu. 

Anda terlahir sebagai orang yang wajah paspasan, tapi terampil dan punya skill yang bagus. Anda terlahir sebagai orang yang wajah mempesona tapi tidak punya skill apapun. Anda terlahir sebagai orang yang wajah mempesona, punya skill yang bagus tapi tidak disukai banyak orang. Anda terlahir sebagai orang yang punya keterbatasan fisik dalam arti tidak lengkap, disukai banyak orang dan terampil. Atau anda terlahir sebagai orang yang tidak punya apapun dan tidak mau berusaha. Termasuk dikategori manakah anda?

Ada pekerjaan yang menjanjikan untuk anda dan anda menyukainya, lalu ada beberapa syarat yang harus anda penuhi sebelum melakukan pendaftaran. Semua persyaratan sudah anda penuhi tapi satu hal mengenai ukuran badan anda. Ada apa dengan badan saya? Sehat jasmani dan rohani. Namun, persyaratan tersebut mengharuskan anda memiliki tinggi badan melebihi umumnya. Bayangkan saja anda sudah berusaha untuk membuat badan anda tinggi, tapi apalah daya tetap segitu. Nah apa yang akan anda lakukan? Masih bisa ditoleransi jika bekerja di front office, teller atau sejenisnya. Sedangkan ini hanya duduk di meja atau bahkan berkeliling kantor? Ada apa dengan tinggi badan? Apa anda termasuk didalamnya? Ini yang harus jadi evaluasi para instansi tertentu. Apa skill dilihat dari postur tubuh? *thinking* Dan kemudian anda tidak menyerah terus melanjutkan prosedur yang diminta dengan apa adanya anda.

Kemudian menemukan deksriminasi selanjutnya yang mengatas namakan pekerjaan. Dulu deskriminasi ini masih sering dilakukan yaitu mengenakan kerudung. Mungkin bagi yang merasakan seperti tertusuk duri sakitnya. Mengatas namakan pekerjaan dan juga penampilan. hmhm.. Namun, belakangan ini deskriminasi ini mulai hilang seiiring dengan munculnya fashion tentang jilbab. Saat itu apa langkah apa yang anda buat? Jawaban yang pas, "mungkin bukan jodohnya kali ya pasti ada yang lebih baik".

Ini bukan saatnya mendeskriminasi, tapi memanfaatkan kinerja seseorang atau orang-orang yang akan berkontribusi dengan anda dan juga perusahaan anda. Kita bekerja tidak untuk penampilan tapi masa depan..
Continue reading Deskriminasi dan bersyukur

Jumat, 30 November 2012

,

Ya Allah, Bila Suatu Saat ...

Sedang baca qur'an online, eh saya menemukan doa yang bagus sekali untuk yang sedang jatuh cinta atau bahkan pantaskah ia untukku Ya Rabb? Begitu saya membacanya berulang-ulang rasanya, hal itu benar dan cuma restu Allah yang bisa mempertemukannya..

Bila Aku Jatuh Cinta

llahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta  Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amin !

------------------------------------------------------------

Ketika aku ...

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku Titipkanlah kebahagiaan diantara kami 

Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini Ke tepian yang sejahtera dan abadi


Tetapi ya Allah...

Seandainya telah Engkau takdirkan Dia bukan milikku ...
Bawalah ia jauh dari pandanganku Luputkanlah ia dari ingatanku

Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku Dan peliharalah aku dari kekecewaan

Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan melontar bayangannya jauh ke dada langit 
Hilang bersama senja nan merah Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya


Dan ya Allah yang tercinta...

Gantikanlah yang telah hilang Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....


Ya Allah ya Tuhanku...

Pasrahkanlah aku dengan takdirMu Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku Karena Engkau Maha Mengetahui

Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku Di dunia dan di akhirat 
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini


Jangan Engkau biarkan aku sendirian Di dunia ini maupun di akhirat
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran

Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman 
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup 
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin 






Continue reading Ya Allah, Bila Suatu Saat ...

Selasa, 06 November 2012

,

Mak yati : Pemulung ngga selamanya "Miskin"

Beberapa berita menyiarkan tentang pemulung yang bisa berqurban 2 ekor kambing. Subhanallah. Awalnya berita ini hanya lewat dalam telinga saya, nyatanya berita ini nyata. 


Beliau hanyalah seorang pemulung yang berpenghasilan hanya +- Rp 25.000/hari. Mereka Mak yati dan Pak Mamat pemulung dengan niat yang begitu indah. Indah cara pandangnya dan indah cara memaknai hidupnya.

Bagaimana bisa ia berqurban 2 ekor langsung? Ini membuat saya tersentil. Saya bisa membeli ini itu, barang yang mungkin tak bisa mereka beli, handphone misalnya. Bekerja dan sekolah yang tinggi terkadang membuat saya juga lupa akan rasa syukur. Ini bukan sentilan saja untuk saya tapi semua masyarakat Indonesia yang merasakan perasaan yang sama dengan saya. 

Tiga tahun menabung dan selama tiga tahun juga mereka (Mak yati dan Pak Maman) berkelana mencari nafkah dan barang pulungannya. Cuma  1.500-2.000 rupiah/hari saja mereka mampu menghasilkan 2 ekor kambing untuk diqurbankan. Modal percaya pada Allah, modal keyakinan besar, modal apa bisa? Itu yang menjadi utama. dan.. Allah mengabulkannya.

Syarat Diwajibkan atau Disunnahkannya Qurban :
  1. Muslim. Orang kafir tidak diwajibkan atau disunnahkan untuk berqurban karena qurban adalah bentuk qurbah (pendekatan diri pada Allah). Sedangkan orang kafir bukanlah ahlul qurbah.
  2. Orang yang bermukim. Musafir tidaklah wajib untuk berqurban.  Ini bagi yang menyatakan bahwa berqurban itu wajib. Namun bagi yang tidak mengatakan wajib, maka tidak berlaku syarat ini. Karena kalau dinyatakan wajib, maka itu jadi beban. Jika dikatakan sunnah, tidaklah demikian. 
  3. Kaya (berkecukupan). Ulama Syafi’iyah menyatakan bahwa qurban itu disunnahkan bagi yang mampu, yaitu yang memiliki harta untuk berqurban, lebih dari kebutuhannya di hari Idul Adha, malamnya dan selama tiga hari tasyriq juga malam-malamnya.  
  4. Telah baligh (dewasa) dan berakal

Selama niat mereka baik disitu pula masyarakat yang lainnya merendahkannya. Mendapat cacian, hinaan dan lain lain. Tapi apakah miskin harta juga harus miskin hati? Apakah selamanya pemulung itu miskin? Mereka tidak mengeluh, mereka tegar, mereka berusaha. Mereka juga hidup susah tapi mereka masih mau memberi. Apa yang tidak mungkin di dunia ini? Jika Allah menghendaki maka terjadilah.

Kita harus banyak belajar. Belajar menghargai orang lain, belajar menghargai waktu, tenaga, belajar menghargai uang, belajar menghargai kerja keras orang dan belajar menghargai perasaan orang lain serta belajar yang lainnya. Bukan dengan keterbatasan kita, kita harus menyerah. Jangan karena kita miskin tapi kita lemah. Mulai untuk selalu bersyukur, belajar beramal shaleh, belajar ikhlas dan belajar untuk berqurban. Jangan hanya barang mewah yang mampu kita beli, apakah seekor kambing untuk dibagikan dagingnya kepada mereka-mereka yang membutuhkan tidak mampu?

Saya belajar seperti mereka, saya belajar dari perjuangan dan keikhlasan hati mak yati dan pak maman. Apapun yang baik selalu jalan. "Rejeki itu tak pernah tertukar". 

Begitupun soal jodoh yang diungkapkan mak yati. "Bahwa Allah akan siapkan jodoh yang menurut Allah pantas, bukan pantas oleh manusia. Asal kita mau usaha dan berserah diri padaNYA. Dimanapun dan kapapunpun pasti caranya indah".

Bisakah kita selalu belajar? Tidak cuma dari guru atau keluarga, mereka juga merupakan salah satu sentilan hati untuk kita. Bukan cuma saat ini tapi sampai nanti.. Jangan selalu memandang ke atas, yang dibawah jauh lebih memiliki makna hidup yang mendalam. Mereka bukan untuk dihina tapi untuk dibantu. Mereka bukan untuk dikucilkan tapi untuk mengangkat derajatnya.

Terima Kasih buat semua pelajaran hidupnya :D
Continue reading Mak yati : Pemulung ngga selamanya "Miskin"

Rabu, 25 Juli 2012

,

[VIVA.co.id] Wajah Baru VIVA, Elegant!

Awalnya sudah lama nggak buka portal viva.co.id, tapi pas buka linknya lalu muncul tampilannya "Ada apa dengan viva.co.id?" Ternyata ada yang berubah. Dari segi apa? Kalau konten sih tetap sama, tampilan baru yang simple tapi tetap menarik untuk mengakses link demi linknya. Selain itu kini lebih terlihat elegant, padanan warna putih dan semi-semi warna cerah lainnya. Contohnya : Viva Forum dengan Header tulisan berwarna biru, Viva Log dengan warna ungu, dan misalnya lagi Viva Bola dengan warna hijau yang memang disesuaikan dengan rumput lapangan bola. Tata letak atau susunan setiap informasinyapun tersusun dengan rapih, sehingga membuat pengunjung lebih enak untuk mengaksesnya. 
Buat saya desain yang baru ini lebih menarik, tidak full of color, tetapi dengan kombinasi putih dengan warna lainnya lebih sedap dipandang mata. :D Saat ini website menjadi alternatif orang untuk lebih cepat mengakses informasi terbaru dan tampilan menjadi hal yang utama untuk orang lebih sering mengunjungi website tersebut. ^^
Ini kesempatan yang menarik dan sepertinya nggak akan disia-siakan. Sukses terus buat viva :) 

Bukti Capture **






Continue reading [VIVA.co.id] Wajah Baru VIVA, Elegant!

Senin, 23 Januari 2012

Kekasih Gelap versi Indonesia

From google
Gimana rasanya jadi kekasih gelap? Pengen hubungan nggak backstreet atau segera dipublikasikan? Lalu bagaimana perasaan kekasih resminya? #sakitt... Selingkuhan atau kekasih gelap? Sepertinya sama saja ya :D

Berikut ini fenomena kekasih gelap yang dipublikasikan lewat lagu...Bagaimana ya perasaan para kekasih gelap? Biasanya kekasih gelap itu lebih dicinta lho,, :D

1. Sheila On 7 - Sephia

S’lamat tidur kekasih gelapku (Oo … Sephia)
S’moga kau cepat lupakan aku
Kekasih sejatimu takkan pernah sanggup
Untuk melupakanmu
S’lamat tinggal kasih tak terungkap
Semoga kau lupakan aku cepat
Kekasih sejatimu takkan pernah sanggup
Untuk meninggalkanmu
Hey Sephia jangan pernah panggil namaku
Bila kita bertemu lagi di lain hari

Ini lagu pertama untuk para sephia / kekasih gelap dijamannya. Lagu ini cukup menjadi fenomena atau Hitz, di dengar oleh banyak pencinta musik Indonesia, di request di radio-radio Indonesia. Nggak cuma itu saja albumnya juga laris dipasaran. Dan hingga kini julukan "sephia" masih digemari oleh mereka yang punya kekasih gelap atau selingkuhan atau simpanan.

2. Ungu - Kekasih Gelapku

ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku
ku mencintaimu lebih dari apapun
meskipun tiada satu orang pun yg tahu
ku mencintaimu sedalam-dalam hatiku
meskipun engkau hanya kekasih gelapku

Setelah lagu sephia mulau meredup, ungu menjadi hits terlaris di dunia musik Indonesia dengan hits kekasih gelapku. Dengan tema yang sama yaitu kekasih gelap. Lagu ini juga diperuntukkan untuk para kekasih gelap. Awww...

3. Merpati - Tak Selamanya Selingkuh itu Indah


mungkin ku relakan untuk kau tinggalkan
diriku di sini harus mengakhiri
aku yang merasa lelah dan menyerah
kenapa tak selamanya selingkuh itu indah

Di tahun 2008 ini juga menjadi hits di dengar oleh penikmat radio dan juga pengunduh lagu.  Lagu ini berhasil menjadi 10 besar di tahunnya. Liriknya yang sederhana namun menghasilkan alunan musik yang 'sedikit' melayu, berhasil menghipnotis pencinta musik Indonesia.

4. Pasto - Simpanan

Bagaimana bila ku mengalah
Walah sebenarnya
Ku tak rela
Mungkinkah ini
Harus kujalani
Walau pun hati tak kan mampu
Menjadi kekasih yang tersimpan

5. Govinda - Simpananku

Aku mencintaimu lebih dari kekasihku
Aku mengharapkanmu lebih dari ini
Aku mencintaimu lebih dari kekasihku
Meski di saat ini hanya simpananku

Iya memang lagu baru di govinda. Menurut saya musik dan liriknya "nancep" dihati dan akan menjadi hits di pasar musik Indonesia. Selamat mendengarkan :)

Masih banyak lagu-lagu yang bertema kekasih gelap, tapi inilah yang menjadi lagu hits pada jamannya. Didengar, dinyanyikan dan diunduh. Bagaimana dengan nasib mereka? Kekasih gelap? Sephia? apa kabar? Semua lagu ini untukmu.. hihi 
Eits, jangan sampai punya kekasih gelap ya, walaupun sering dibuatkan lagu.. *cheers!
Continue reading Kekasih Gelap versi Indonesia

Senin, 16 Januari 2012

,

Kursi Panas para Wakil!

Sepertinya berita ini sedang ramai di kalangan anggota dewan dan juga masyarakat seluruh Indonesia. Berita kemewahan yang ada di gedung yang katanya "wakil rakyat". Apakah mereka seorang wakil rakyat atau sebagai penikmat fasilitas kemewahan? Rasanya beda tipis.  Mulai dari jutaan, ratusan juta, milyaran bahkan hingga triliun. Itu yang dikeluarkan uang apa daun ya? Sebenarnya fasilitas dan pembangunan gedung yang cukup mewah untuk siapa dan apa?
Saya memang sempat setuju dengan pernyataan salah satu anggota wakil rakyat ya karena memang benar.

"Pembangunan ini kan tidak setiap tahun. Toh juga ini untuk jangka panjang. Jadi ngga setiap bulan untuk pembangunan gedung".

Tuzki Bunny EmoticonPernyataan tersebut memang ada benarnya, tapi setelah saya perhatikan dan telusuri lebih jauh, misalnya gerombolan pendemo yang merusak pagar dari lembaga tertinggi di Indonesia itu, nggak sedikit juga biaya yang keluar. Nyaris puluhan atau ratusan juta? Belum dengan embel-embel yang lain. CPD! 

Saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Saya juga belum tentu benar karena belum pernah masuk dan menjabat disana. Apa saja yang dilakukan atau apa saja yang dikeluarkan. Saya juga sebagai rakyat cuma kecewa. (titik). Tapi saya juga pernah menjabat  peranan yg cukup bagus diberbagai organisasi/ himpunan. Setidaknya saya tahu betapa berat godaan tumpukan uang dan fasilitas dibandingkan dengan keringat yang dikeluarkan. Hmhm apa harus seperti itu? 

Belakangan ini juga santer terdengar mengenai "Kursi Panas Para Wakil Rakyat". Disebut-sebut satu kursi aja senilai puluhan juta. Satu lho, bagaimana kalau dalam satu ruangan gedung itu terdapat 50 kursi? Itung aja deh sendiri berapa uang yang dikeluakan untuk kursi satu ruangan saja. Kalau ada 20 ruangan berapa coba? Ayoo itung-itung...  Saya memang tidak begitu paham dengan dunia politik di Indonesia, pemikirannya sih lebih tepatnya. Sebenarnya yang salah siapa? Ini ibarat majas Totum pro parte, saya memang menyakinkan bahwa hanya sebagian saja yang melakukan hal-hal tidak baik, tapi nama "wakil rakyat" kena imbas semua. Banyak diantara mereka yang berprestasi, atau senanstiasa memperatikan rakyat dan benar-benar wakil rakyat, tapi malah bukan itu yang diperlihatkan.
Tuzki Bunny EmoticonKursi yang sama-sama dipakai untuk duduk saja sudah menghabiskan dana besar. Senyaman apa ya? Atau jangan-jangan nyaman untuk  tidur saat rapat? #upps. *nyengir*
Lalu bagaimana jika disana diberikan kursi/bangku kayu rapuh yang sekarang sedang dipakai oleh anak-anak sekolah dipedalaman? Masih mau menjabat? Hmmm, Miris memang..

Saya yang hanya sebagai rakyat biasa, merasa sangat kecewa kepada beliau-beliau semua. Diatas semua kesenangan dan kemewahan masih banyak rakyat-rakyat yang tunawisma, kelaparan, pengangguran,nggak sekolah, lalu bagiamana dengan nasib mereka? Saya yakin, mereka tidak menuntut rumah mewah tapi rumah yang bisa mereka tempati dengan nyaman, butuh subsidi pemerintah untuk menyalurkan sembako atau bantuan makanan, butuh cepat dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bukan malah dimakan sendiri serta butuh renovasi sekolah yang rusak, butuh lapangan pekerjaan walaupun cuma jadi OB/OG (office boy or office girl) bahkan tukang sampah sekalipun, mereka itu butuh perhatian bukan cuma bisa debat gara-gara makan uang rakyat. Coba deh berdebat gara-gara program anak asuh, rebutan mau mengasuh, siapa yang mau ngasuh anak-anak jalanan atau anak-anak yang ada panti asuhan? Atau berdebat gara-gara sembako yang kurang , dan lain-lain. Rasanya kami semua diperhatikan :). Kebahagian kami adalah diperhatikan.

Saya tidak menyalahkan sepenuhnya terhadap belaiu-beliau disana. Setidaknya saya memberikan gambaran besar tentang ini. Betapa mirisnya melihat situasi ini, berita ini yang terus jadi buah bibir orang banyak. Kemewahan dibalik sebuah gedung. Saya tahu bahwa semua itu duniawi. Siapa yang tidak tergoda? Maaf buat orang tua teman-teman atau saudara-saudara yang berkerja / mencari nafkah dalam gedung tersebut. Ini cuma sebagai gambaran pendapat rakyat terhadap situasi ini. Semoga teman-teman yang akan memasuki gedung dan bertindak sebagai wakil rakyat kelak adalah orang-orang yang memiliki rasa empati dan juga simpati terhadap orang lain. Saya tahu betapa susahnya berada di lingkungan yang tidak sepaham dengan kita. Bagaimanapun kita sama dan berhak diperlakukan sama. Semoga ada perubahan menuju lebih baik, ngga cuma partai yang ada perubahan tapi rakyat juga ;) *cheers!
Tuzki Bunny Emoticon


Continue reading Kursi Panas para Wakil!

Rabu, 11 Januari 2012

,

Nggak mungkin Ketuker!

Setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini sudah punya pasangan masing-masing, sudah memiliki jodohnya masing-masing, rezekinya masing-masing. Siapa yang tidak ingin menikah? Menikah itu dalam agama yang saya anut (baca : islam), memang sunah. Bagi mereka yang tidak ingin menikah itu adalah prinsip dan juga pilihan. Siapapun berhak menentukan pilihan. Ada juga yang memutuskan untuk menikah muda, menikah diusia berapa, atau menikah saat lansia. Itu semua sebuah pilihan :)
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah” 
(Adz Dzariyaat 49) 

Tuzki Bunny EmoticonBukan ngebahas tentang ilmu menikah. Saya belakangan ini mendengar banyak sekali kabar tentang pernikahan, Senang donk pastinya.... :D Walaupun bukan saya yang menikah tapi kabar bahagia itu mendorong saya untuk menikah muda , masa iyaa? *nyengir*.

Tahun naga air, kalau kata peramal-peramal tahun penuh berkah atas semua yang ingin melakukan hal baik. *perasaan setiap tahun sama ya*. Tahun berkah atau takut kiamat? Ahh mak saya belum nikah.. Pembukaan di tahun ini saja, saya sudah menghadiri dua acara pernikahan dan dua yang akan dikunjungi. *aduh pake baju apalagi?*

Rezeki, Hidup dan jodoh itu sudah Allah yang ngatur dan nggak akan tertukar. Kalau tertukar pasti "putri yang ditukar!" hahhahaa
Tuzki Bunny Emoticon


Continue reading Nggak mungkin Ketuker!

Selasa, 03 Januari 2012

,

8 Hot Topik Karyawan

Ini Posting pertama di tahun #2012 saya :). Kali ini saya akan membahas tentang apa saja sih yang dibicarakan pegawai kantor di luar jam kerjanya. Saya rasa semua mengalami ini. Hayo ngapain aja? Awas ketahuan. :D Menurut saya ada 8 Topik besar yang sering dibicarakan karyawan di luar jam kerja.

1. Atasan
Saya rasa sebagai bawahan atau pegawai dengan jabatan seadanya, rasanya hal ini menjadi "topik" hangat untuk diperbincangkan. Dosa sih memang, tapi?  Itu memang jadi kenyataan  *nyengir. Ditengah menikmati teh atau kopi hangat di cafe, sedang santai di rumah makan, atau sekedar shopping, bicara soal atasan adalah termasuk perbincangan karyawan yang populer. Bercerita tentang atasan yang hangat, atasan yang galak, atasan yang pendiam, atau atasan yang memiliki daya tarik karyawan lainnya alias berwajah mempesona. Kalian bisa jadi bersemangat atau nggak ada alasan nggak masuk kantor karena atasan masuk kantor lalu memberi senyuman manis dari wajahnya. Eits, hati-hati. Gimana kalau atasannya galak, pelit lagi? Disaat semua orang di-ACC untuk ambil cuti, lalu anda tidak? Masih mempesona kah beliau? :p

2. Gebetan
Nah lho beda urusannya kalau gebetan kerjanya di satu gedung dengan kita. Kalian akan terus jadi bahan incaran teman-teman kantor kalian. Setiap kali nongkrong bareng "Ciee. Gmana perkembangan si doi?", yang ada anda cuma "mati kutu" ngga bisa jawab apa-apa. "Baik kok makin cute" itu kata pamungkas menaklukan semua pertanyaan mereka. Trus, repotnya lagi kalau gebetan itu cuma ngasih harapan satu tangan (berjabat tangan) sebagai tanda terima kasih karena anda sudah membantu pekerjaannya. Hmhm.. miris ya..
Maaf karena saya sudah punya istri/suami atau maaf sebentar lagi saya menikah. GALAU!
3. Bola
Hampir setiap hari saya selalu mendengar kicau membicarakan tentang bola, kalah ataupun menang. Tim dalam atau luar negeri. Merah, biru,kuning, hitam putih dan sebaginya menjadi pembuka topik pagi hari. Iya nggak cuma laki-laki membicarakan ini, perempuan juga ternyata termasuk saya :).

4. Gosip Artis
Bicara soal artis memang ngga ada matinya. Setiap saat selalu aja ada berita tentang artis, berita baik atau nggak. Biasanya sih perempuan nih yang suka nggosipin artis. Intinya tentang mereka. Sepertinya memang topik yang seru untuk diperbincangkan

5. Fashion
Ini juga diperankan sebagian besar oleh wanita. Tanya kanak kiri, beli baju atau celananya yang bagus dan oke banget. Disamping menanyakan masalah harga juga sering kali menanyakan bisa kredit berapa kali? #eh. Fashion juga bisa mengakrabkan seseorang hanya tahu tempat dimana kemeja-kemeja atau baju-baju bagus dijual. ;)

6. Film atau Makanan Favorite
Topik ini juga menjadi incaran para karyawan. "Mau Nonton dimana terus makan dimana?" Gayanya memang oke banget, seperti orang yang punya dompet tebal atau dompet tipis penuh credit card.  Ketika ada yang bertanya, "Kisaran harganya berapa?"  itu tanda-tanda karyawan ngga mampu. mau makan aja mikir. hahaha *peace*. Mungkin lebih tepatnya irit :p

7. Teknologi
Memang ngga semua Hi-Tech tentang ini. Sebagian besar saja sih. Ini menjadi topik menarik ketika handphone, forum diskusi dan jual beli di Indonesia ramai dikunjungi. Misalnya kaskus, toko bagus, facebook, blackberry, android, dan lain lain. "Apa ya android?" semua hening dan hanya tertawa. "GAPTEK!". Teman anda bilang itu sejenis penyakit. *tepok jidat*. Itu Tiroid booo...
Besoknya teman anda beli Android, dan bilang "Ini handphone di dus terus lho, gw ngga tahu cara menggunakannya". :D

8.Berlibur 
Bagi sebagian dari mereka membicarakan tentang liburan. Ambil jatah cuti, ajak seluruh badan untuk bersenang-senang. Menikmati berisiknya gelombang laut, suara angin berhembus dari atas gunung, berkeling kota wisata dan banyak lagi. Ini juga jadi alternatif topik pilihan untuk bisa mengadakan traveling  bersama. Kalau perlu matikan hp saat berlibur, jadi ngga ada yang tlp untuk menyuruh anda masuk kantor karena Urgent. Hmm. bagi yang belum dapet jatah cuti, bolos aja deh. Gpp kok, asal nggak ketahuan ahaha


Nah, dari sekian banyak topik rasanya jarang sekali membicarakan tentang pekerjaan. Banyak yang mengatakan jangan buang waktumu hanya memikirkan pekerjaan di luar jam kerja. Bersenang-senang dan bersantai bersama teman-teman dan juga keluarga. Intinya topik pekerjaan bisa di bicarakan saat jam kerja, itu cukup :p

-dedeph panai-
Continue reading 8 Hot Topik Karyawan