Selasa, 11 Oktober 2011

diam!

Setelah sepanjang jalan mencoba menjalani semua
menghargai, mendengarkan, meredam amarah 
lalu?
lalu?
dan lalu?
apa pernah mendengarkan aku?
menghargai perasaan ?
ketika aku bertanya dengan satu paragaf kau menjawab satu kalimat
ketika aku bertanya dengan satu kalimat kau menjawab satu kata
ketika aku bertanya dengan satu kata kau menjawab satu huruf
arrrgghhh...
pernah tau apa yang aku rasakan?
berulang kali, lagi dan lagi mengungkap
tapi selalu sama.
menganggap semua ini seperti tali 
kapan saja bisa kau ulur dan kapan saja bisa kau tarik
memang tak pernah menyatu bak air dan minyak
berbeda dan selalu tak sepaham
tapi mengertilah sepanjang perjalanan ini aku mengerti dan mencoba memahami
menahan ego dan amarah
kali ini aku mundur. mundur dan mundur
bukan untuk dimengerti tapi memilih mundur untuk aku
aku tidak bisa menjauh, tidak bisa pergi.
terserah apapun itu.
tapi mengertikah aku diam?
aku hanya ingin diam dan terus diam
sampai kaupun benar-benar diam!
ya hanya diam dan akan terus diam.....
ketika kau memintaku menjawab semua pertanyaanmu
jawaban aku hanya
DIAM..

1 komentar:

  1. haha sekarang mah lebih baik diam, kalau bicara nanti slah. ya lagi-lagi diam..
    *ngawur juga nji :p

    BalasHapus

thanks ya sudah mengunjungi blog saya ;)