Jumat, 09 September 2022

Menjelajahi Pulau Padar Nan Eksotis [Part 2]

Hai! Lanjut ke hari kedua saya selama di Labuan Bajo ya. Destinasi pagi hari ini adalah menikmati matahari terbit di Pulau Padar. Pulau Padar dikenal sebagai surganya Labuan Bajo. Kita akan disuguhkan pemandangan indah Pulau Padar dengan gugusan bukit hijau dan pantai pasir putih yang terhampar mengelilingi pulau. Sangat cocok sekali untuk penikmat alam. Pulau Padar adalah pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Keindahan Pulau Padar juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena berada di dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Gili Motang. 

Jika menggunakan kapal langsung dari Dermaga Labuan Bajo ke Pulau Padar dapat ditempuh sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan. Tapi perjalanan kami tidak selama itu karena Live on Board (LOB) jadi kapal kami sudah menepi mendekati lokasi Pulau Padar. Butuh waktu sekitar 15 menit saja. Waktu pada gawai saya sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Seharusnya kami bisa berangkat lebih pagi untuk melihat matahari terbit. Namun, karena kami terlena oleh perjalanan hari pertama membuat kami bangun lebih siang dari jam yang ditentukan.😀

Trekking ke Pulau Padar 


Satu spot terbaik menikmati keindahan Pulau Padar yaitu saat sampai di puncak bukit. Namun untuk menuju kesana dibutuhkan perjuangan juga. Setidaknya kita harus trekking kurang lebih 45 menit sampai satu jam lamanya lho. Menurut artikel pada Tribun-Timur.com untuk menikmati keindahan Pulau Padar, kita harus menaiki 818 anak tangga. (saya tidak hitung dan ternyata sebanyak itu 🙀) dan kita harus mendaki sejauh kurang lebih 400 meter. Selama mendaki ke Pulau ini harus membawa bekal makanan dan persediaan air minum yang cukup ya karena medan yang cukup jauh dan tidak ada pedagang di sekitarnya. Bagi yang belum pernah trekking atau mendaki puncak sebaiknya lebih banyak persiapan fisik. Tapi selama mendaki kita masih bisa istirahat sejenak di bawah rindang pohon sekitar bukit. Lelahnya akan terbayar kok! Dijamin. Gunakan alas kaki yang nyaman, topi, dan kacamata hitam selama trekking ke Pulau Padar. 

Baru mendaki sekitar lebih dari 200 anak tangga, kita sudah bisa melihat hamparan Pantai Pink atau Pink Beach yang ada di sisi kiri pulau Padar. Mulut saya sepertinya tidak berhenti mengucap rasa kagum atas segala ciptaan-Nya. Waktu yang pas mendaki sepertinya pada jam 5 pagi, mendekati matahari terbit. Pada saat kami mendaki matahari sudah mulai menampakkan jingganya. Mulai terasa terik padahal masih sekitar jam 7 pagi. Jangan lupa pakai sunscreen ya! Selain menghindari kulit yang jadi eksotis juga menghidari paparan matahari yang terik langsung mengenai kulit. Pada jam-jam kami mendaki belum terlihat banyak orang, jadi pas banget untuk trekking santai dan mengabadikan foto-foto terindah. 

Sebelum sampai pada puncak bukit Padar, ada satu spot foto yang juga tidak kalah cantik. Tapi harus berhati-hati ya karena banyak bebatuan dan cukup curam. Jangan memaksakan diri jika dirasa tidak berani. 





Saat sampai di bukit tertinggi Pulau Padar, pemandangan yang eksotis menghampar bukit dan pantai di sekitarnya. Takjub dan rasa lelah terbayarkan oleh pemandangan yang disajikan Tuhan. Saya sempat merekam beberapa perjalanan singkat selama mendaki bukit ini. Sayangnya, sampai di atas baterai kamera mirroless saya habis. 😭 Untungnya, kamera gawai sudah bisa menandingi kualitas kamera. Selama di atas, penuhi memori gawaimu dengan foto-foto keren ya. Lumayan kan untuk ganti profile picture sosial media. hehe Tak lupa saya dan tim berfoto pemandangan indah Pulau Padar dengan bendera Indonesia. Merdeka! 

#WonderfulIndonesia




Setelah cukup lama beristirahat di atas bukit Pulau Padar, kami memutuskan untuk segera turun karena masih ada destinasi lainnya yang harus kami jelajahi. Saat turun pun tidak semudah yang dibayangkan karena tetap melewati beberapa jalan yang cukup curam dan penuh bebatuan. Tetap harus waspada ya. Walau sulit digapai tapi terbayar sama pemandangan nan eksotis dari Pulau Padar. Seperti lukisan tapi nyata adanya! Satu kata, untuk Pulau Padar, MasyaAllah 💗 Alhamdulillah bisa sampai di sini.  



baca juga:

0 coment�rios:

Posting Komentar

thanks ya sudah mengunjungi blog saya ;)

Adv

SimpleWordPress